Bersama Bupati Malang, Kapolres Malang Laksanakan Peresmian Dan Peninjauan Pabrik Rokok Trubus Alami

LINTASMATRA.COM – MALANG.

Forkompinda Kabupaten Malang sekira Pukul 15.05 s/d 16.20 Wib melaksanakan Peninjauan dan Peresmian Pabrik Tangguh Semeru (sehat, aman, tertib, rukun) yang bertempat di Pabrik Rokok ( PR ) Trubus Alami di Desa Sidorejo, Kec. Pagelaran, Kab. Malang. Senin (22/6/20).

Selain Drs. HM. Sanusi, M.M ( Bupati Malang ) beserta istri Hj. Anis Zaidah, acara tersebut juga dihadir oleh AKBP. Hendri Umar, S.I.K.,M.H. (Kapolres Malang), Mayor Inf Teguh Prastowo ( Kasdim 0810 Malang – Batu ), Drs. Yoyok Wardoyo ( Kadisnaker Kab. Malang ),Bpk. Budiar (Kadis pertanian) dan Nurhasyim (Kadinsos).

Serta Suwadji (KA DPMD), Dwi (KABAG KESRA), Agung (KADISPERINDAG), Nurcahyo (KADIS PETERNAKAN), AKP NUNUNG (Kasat Binmas Res Malang ), IPDA Agus ( Paurmin Sat Binmas Polres Malang ) dan IPTU Bagus Widjanarko (Kasubag Humas Res Malang).

Tatok suprapto perwakilan dari pabrik rokok menyampaikan bahwa PR. Trubus Alami Malang adalah cabang dari PR. Trubus Alami Tulungagung, sejak 2005 produksi rokok utama jenis SKT tersebut memiliki jumlah karyawan/ti 1259 Org.

“Perusahaan telah menerapkan kemenkes RI Nomor HK 01.07/MENKES/328/2020 tentang panduan pencegahan dan pengendalian Covid19 ditempat kerja perkantoran dan industri dalam mendukung kelangsungan usaha pada situasi Pandemi,” terang Tatok.

Ditempat yang sama Drs. HM. Sanusi, M.M ( Bupati Malang ) menyampaikan bahwa siapapun yang bepergian dari zona hitam pulangnya harus dilaporkan dan diadakan rapid test dikoord oleh Pak camat, kalau reaktif dilnjutkan dengan swab.

“Perhatikan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak 1 meter dan ini harus terus dilaks,” tandasnya.

“Terimakasih pabrik telah melakukan yang terbaik bagi Pabrik, karyawan baik bagi pemilik pabrik itu sendiri, segera lakukan penindakan apabila ada indikasi karyawan yang terpapar, saya sampaikan aprsesiasi utk pabrik atas diresmikannya pabrik tangguh,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh AKBP. Hendri Umar, S.I.K.,M.H. (Kapolres Malang) terkesan dengan managemen kesiapan pabrik sebagai wujud perhatiannya terhadap karyawan benar sudah menerapkan protokol kesehatan, sehingga karyawan sehat dan produksi pabrik lancar dan tidak ada cluster pabrik rokok.

“Pak presiden sudah menyampaikan kita tidak berperang dengan corona tapi hidup berdampingan dengan corona, dengan tetap melakukan aktifitas okonomi agar ekonomi tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sudah adanya pembatasan, lanjut Kapolres, sehingga pergantian shift tidak menumpuk itulah kendala yang ditemui dibeberapa pabrik, itu yang harus benar – benar kita perhatikan dan kita kontrol.

“Kegiatan keagamaan dipabrik tangguh Psyikologi guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan karyawan,” tutup Kapolres Malang.

Pewarta : Jarwo LM.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.