Pembukaan Jamda XV Kwartir Daerah (Kwarda) Jateng Tahun 2019 dipimpin langsung oleh Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo

0

LINTASMATRA.COM – SEMARANG. Upacara Pembukaan Jambore Daerah (Jamda) XV Kwartir Daerah (Kwarda) Jateng Tahun 2019 yang digelar digelar di Bumi Perkemahan Mustika Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (27/8). Melansir dari pemberian Dinas Penerangan Lantamal V, Upacara Pembukaan Jamda XV Kwartir Daerah (Kwarda) Jateng Tahun 2019 dipimpin langsung oleh Gubernur Jateng yang juga Ketua Mabida Jateng H. Ganjar Pranowo. Hadir dalam Upacara Pembukaan tersebut Ka Kwarda Jateng Ny. Aqiqoh Supriyanti Ganjar Pranowo, Danlanal Semarang yang juga sebagai Mabisaka Bahari Kwarda Jateng, Ketua Mabincab Blora (Bupati Blora) Djoko Nugroho. Tampak juga Kapusdiklatnas Kwarnas Prof Suyatno, para unsur Mabida Jateng, para Wakil Ketua Kwarda Jateng, para Pimpinan Saka Jateng, para Pimpinan Kwartir Cabang Blora, Unsur Mabicab Blora, para Andalan Kwarda, para andalan Kwarcab, Para Ka Kwarcab se Kwarda Jateng, Ka.Mabicab Se Kwarda Jateng, Perwakilan kwartir Nasional serta tamu undangan lainnya.

Sedangkan peserta upacara terdiri dari Pramuka Penggalang se Kwarda Jateng dan Pramuka siaga Kwarcab Kabupaten Blora. Pada pelaksanaanya, upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah putih, dilanjutkan Mengheningkan Cipta, Pengucapan Dasadarma Pramuka, Penyerahan penghargaan kepada para Mabicab/pengurus Kwarda berptestasi Se Jateng. Ka Mabida Jateng dalam Amanatnya mengatakan bahwa tantangan yang harus dihadapi oleh Kepramukaan di Jateng semakin berat dalam rangka menuju ke depan, diharapkan Anggota Pramuka Jateng Memiliki ide Positif dan Inovatif.

Diharapkan juga kreasi muncul dari para anak muda milenial, pramuka adalah sebagai agen perubahan.Dalam pelaksanaannya penggunaan teknologi perlu reflexsi nyata, dan selalu exis sebagai manusia bukan robot atau bukan hanya ucapan di medsos. “Saat ini kita harus betul betul merasakan hadirnya NKRI, seperti disampaikan para sesepuh Qobul Waton Minal Iman,” terangnya.

Diakhir amanatnya, Ka Mabida memberikan PR kepada Pramuka Jateng tentang pengolahan dan ide tentang sampah, yang Idenya dilahirkan dari Pramuka, sekaligus penyelesaian akhirnya. Usai pelaksanaan upacara pembukaan seluruh peserta upacara di hibur dan dimeriahkan oleh Sendra tari Bleger wengker yang mengandung arti yaitu Daerah yang sangat Angker atau Seram, menceritakan tentang berdirinya Kabupaten Blora Mustika. Sendra Tari tersebut dimainkan oleh Siswa siswi SMK Muhamadiyah Blora.

Menutup seluruh rangkaian Pembukaan Jamnas XV Ka Mabida Jateng didampingi Ka Kwarda Jateng dan Rombongan meninjau Stand Pameran dari masing masing peserta Jamda XV, termasuk Stand Saka Bahari tak luput dari tinjauan Ketua Mabida Jateng. (Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.