Pewarta : Yanti LM.
LINTASMATRA.COM-SIDOARJO. Minggu 22/03/2020 Pukul 16.45 Wib Warga Dusun Negoro Dermo RT 01 RW 01, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, digemparkan dengan penemuan tengkorak manusia di perkebunan tebu Dusun setempat.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lokasi, tengkorak itu pertama kali ditemukan oleh M. Kamim (45), warga Karangpuri, Kecamatan Wonoayu sekitar pukul 16.45 WIB saat mencari burung bersama adiknya Kariadi (24) di perkebunan tebu.
Disaat keduanya masuk diarea perkebunan tebu untuk menjaring burung, Kariadi melihat tengkorak manusia. “Saya didepan, adik saya di belakang. Kemudian saya dipanggil, berteriak apa orang ta ini,” kata Kamim.
Setelah dicek, Kamin kemudian memberitahukan temuan itu ke warga setempat yang berada di persawahan. Setelah warga turut menyaksikan, salah satu warga melaporkannya ke polsek Wonoayu.

Babhinsa Desa Candinegoro Serma Samuri mendatangi tempat lokasi diketemukan tengkorak tersebut dan setelah ditempat kejadian melihat benar adanya tengkorak manusia untuk identitas jenis kelamin tidak bisa dikenali karena badan sudah hancur tinggal tulang dan baju korban.
Turut hadir juga Kapolsek Wonoayu AKP Agung Gede Putra SH. Dan Plt kepala Desa Candinegoro berserta perangkat dan warga masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut. Ambulance dari puskesmas Wonoayu datang sambil menunggu petugas identifikasi dari Polresta Sidoarjo. Petugas dari Polsek Wonoayu memberi garis batas ( police line )
Sekira pukul 19.30 Tim Inafis Polresta Sidoarjo tiba di lokasi temuan, pada pukul 20.00 Wib team berhasil mengevakuasi tengkorak tersebut dan di bawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk dilakukan otopsi.
Kapolsek Wonoayu AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa di dampingi Babhinsa Desa Candinegoro Serma Samuri mengatakan selain tulang belulang, petugas juga menemukan pakaian yang diduga pakaian milik korban. “Ada pakaian juga yang kami bawa,” terangnya saat di lokasi.
Belum diketahui pasti berapa lama korban meninggal dan jenis kelaminnya. “Untuk mengetahui jenis kelamin dan berapa lama korban meninggal, kita tunggu hasil autopsi dari rumah sakit,” pungkasnya