Pewarta : Jarwo LM.
LINTASMATRA.COM – MALANG. Menanggapi protes warga Desa Sumberporong, Kec. Lawang yang menolak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Widiodiningrat yang menjadi salah satu tempat karantina dan perawatan bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang disebabkan oleh virus Corona, akhirnya pihak manajemen angkat bicara. Sabtu (28/3/20).
Kepada media lintasmatra.com, Direktur Utama RSJ melalui Kasubag Hukormas ibu Ribut menyampaikan, “Perlu juga saya sampaikan, bahwa kita dimintai tolong oleh Dinkes Kab. Malang untuk menyediakan gedung untuk safe house bagi Pasien suspect corona yang belum menunjukkan gejala klinis yang bermakna.
Kita tidak dalam posisi bisa menolak permintaan dari Dinkes untuk memberikan tempat untuk mereka. Dan kita juga punya niat baik untuk menolong mereka, kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menolong mereka?
“Kita sudah mengupayakan persiapan tempat tersebut dengan memperhatikan kaidah-kaidah PPI, untuk keamanan petugas dan staf terkait, serta keamanan dan kenyamanan saudara-saudara kita yang memerlukan isolasi,” terangnya.
Kasubag Hukormas juga menyampaikan, kemudian ada masalah dengan keresahan warga.
Masalah warga belum memahami dan ketakutan, kami sedang koordinasi dengan sektor-sektor yang terkait, semoga ada penyelesaian terbaik.
“Yang penting kita sudah berupaya untuk membantu. Dan mari kita semua berdoa, semoga kita, keluarga kita, saudara-saudara kita dan orang-orang yang kita sayangi mendapat perlindungan dari Allah SWT, supaya terhindar dari wabah ini,” harapnya.
Masih dengan ibu Ribut, “Tapi kalau memang ada yang membutuhkan kita, sudah kewajiban kita lah utk membantunya. Mohon maaf dan mohon pengertian teman2 semua.”
Mari kita dudukkan masalah ini secara jernih, dan kita tidak menjadi agent yang akan memperkeruh suasana. Kasihan saudara-saudara kita yang sudah tertimpa musibah.
“Keputusan apapun yang akan diambil oleh otoritas – dinas kesehatan dan pemangku wilayah – tentang penyelesaian masalah ini, kita terima, dan semoga menjadi kebaikan bagi kita semua,” imbuhannya.