Pewarta : Yanti LM.
LINTASMATRA.COM-SIDOARJO. Warga terdampak virus Covid 19 cukup mendapat perhatian dari beberapa kalangan untuk mendapatkan bantuan. Seperti halnya Yayasan Pelangi Hidup Bersama menyerahkan bantuan 100 paket sembako yang berisi gula, sirup, susu bearbrand, kopi, teh, snack, mi instan dan uang Rp 500.000 per orang untuk seratus orang. Bantuan di terima langsung oleh Ketua Gugus Covid 19 Kabupaten Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, di pendopo Delta Wibawa. Senin (28/04/2020).
Ketua Gugus Covid 19 Kabupaten Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menuturkan kepada awak media,” hari ini kita terima bantuan dari Yayasan Pelangi Hidup Bersama berupa paket sembako dan uang tunai Rp 500.000 per orang untuk seratus orang. Uang tunai ini di sumbangkan untuk para sopir ambulans dan petugas pemakaman dll. Kami sangat berterimakasih kepada Yayasan Pelangi Hidup Bersama yang telah berpartisipasi untuk peduli kepada warga terdampak Covid 19. Mudah-mudahan ini menjadi contoh untuk masyarakat yang lain untuk peduli kepada warga terdampak Covid 19.
“Untuk penanganan dampak sosial Covid 19 dilakukan secara berlapis ada dana pusat, dana provinsi, dana kabupaten, dana para pengusaha . Saat ini yang kita bagikan dana dari APBD, untuk 135 rb warga dari data yang ada. Namun data itu tidak mutlak bisa berubah sesuai dengan keadaan up date keadaan di desa. Yang bisa melakukan up date data Pk lurah, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas. Selain itu ada dana desa sebesar 30 persen dana desa bisa kita gunakan untuk pemberian BLT berupa uang tunai sebesar Rp 600.000 untuk tiap orang selama 3 bulan. Selain itu kita juga menyisir orang-orang yang tidak masuk didaftar 135 rb orang untuk kita berikan bantuan. Seperti yang barusan kita sisir kemarin sebanyak 24 rb orang kita berikan bantuan, termasuk sopir angkot, sopir ojol, korban PHK. Saya berharap warga yang terdampak Covid 19 harus aktif berkomunikasi dan dekat dengan RT dan RW nya. Begitu pula RT, RW dan Desa harus aktif sehingga bisa melaporkan ke posko Covid 19 di tingkat Kabupaten,” tambahnya.

“Nanti kita juga ada dapur umum yang mampu menyediakan 5 rb nasi bungkus setiap hari dan siap kita salurkan ke warga,” pungkasnya.