Pewarta : Jarwo LM.
LINTASMATRA.COM – MALANG. Kapolres Malang bersama Muspika Dau melaksanakan pembagian bansos kepada Mahasiswa Asal Papua dan karyawan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di Desa Mulyoagung, Kec. Dau sebanyak 200 paket sembako yang disponspri oleh pak Adeng (tokoh pemuda) Desa Mulyoagung, Kec. Dau, Kab. Malang. Kamis (30/4/20).
Kegiatan yang di laksanakan pada pukul 16.30 Wib tersebut, selain dihadiri oleh AKBP Hendri Umar, S.I.K., M.H. (Kapolres Malang), acara tersebut juga dihadiri AKP M. Syuhada S.E S.IK (Kasat Intel Polres Malang), AKP Kusmindar S.E (Kasat Sabhara Polres malang).
Serta Iptu Sugik Hernawan S.Pd (Kasiwas Polres Malang), Ipda Choirul Mustofa S.H (Kasi Propam Polres Malang), Muspika Dau, Pak Adeng (Tokoh Pemuda Desa Mulyoagung, Kec. Dau) dan Ipda Nining Husumawati, S.Kel (Kasubbag Humas Polres Malang).
Berdasarkan informasi yang didapat oleh media lintasmatra.com, paket sembako tersebut diberikan dengan pertimbangan mahasiswa papua adalah pendatang yang mempunyai kampung halaman jauh dari Kab. Malang.

Dan akibat imbas dari covid 19 para mahasiswa mengalami keterlambatan kiriman bulanan dari orang tua sedangkan mau pulang ke papua butuh biaya besar.
Kasubag Humas Polres Malang, IPDA Nining menyampaikan, selain itu paket sembako juga diberikan kepada karyawan TPST (tempat pengolahan sampah terpadu).
“Pertimbangan diberikan bantuan sosial adalah rasa prihatin atas pandemi covid 19 yang berimbas kepada warga berpenghasilan menegah ke bawah dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah semenjak pandemi covid 19,” tandasnya.