Pewarta : Yanti LM.
LINTASMATRA.COM-SIDOARJO. Penyebaran virus Covid 19 membawa dampak buruk bagi perekonomian masyarakat di Kabupaten Sidoarjo, perekonomian lumpuh PHK terjadi dimana-mana. Untuk itu pemerintah Kabupaten Sidoarjo melakukan berbagai cara guna mengatasi dampak Covid 19. Salah satunya adalah mendirikan dapur umum.
Dapur umum Kabupaten Sidoarjo didirikan di Polresta Sidoarjo jalan Cemengkalang Desa Cemengkalang Kabupaten Sidoarjo Jawa timur.Untuk membantu penyaluran konsumsi makan sahur dan berbuka bagi masyarakat Sidoarjo yang terdampak covid-19.Senin (04/05/2020).
Untuk mensuplai konsumsi khususnya nasi bungkus di wilayah Kabupaten Sidoarjo,tiap hari di butuhkan sekitar dua ribu sampai lima ribu nasi bungkus untuk berbuka dan makan sahur,untuk di distribusikan ke semua wilayah se – Kabupaten Sidoarjo.
Sedangkan untuk teknis pendistribusianya di ambil oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas masing-masing wilayah.
Komandan Peleton DenBekAng V-44-02 Mojokerto, Letda CBA Budi prasetyo di sela-sela kegiatan sambil membantu anggotanya memasak pihaknya menjelaskan,”kegiatan ini adalah wujud kebersamaan TNI dan Polri dalam meringankan beban penderitaan rakyat di tengah pandemi Covid 19,kita saling bahu membahu untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid – 19,sesuai tupoksi masing – masing,”ujarnya di dapur umum.
“Kebetulan kita di tugaskan di Sidoarjo ini di tempatkan di dapur umum untuk mensuplai nasi bungkus kepada warga di saat berbuka puasa dan makan sahur,untuk menu masakan tergantung dari permintaan,kami tidak mau kalah dengan kaum hawa kalau untuk urusan masak memasak,kita bisa bikin semua menu masakan tergantung permintaan,”ujarnya.
Sebagai seorang prajurit TNI kita harus profesional dalam menjalankan tugas dan mengemban amanat dari atasan.
Di lokasi dapur umum terinci ada beberapa anggota,terdiri dari TNI – AD ada 2 kesatuan DenBekAng V – 44-02 Mojokerto ada sebanyak 18 personil di bantu oleh anggota Kodim 0809 Kediri 7 personil lainya dari Pemkab dan POLRI serta dari beberapa relawan.