LINTASMATRA.COM – SITUBONDO.
SITUBONDO – PT. Panca Mitra Multi Perdana (PMMP) yang dikenal pabrik Salem tetap menjalankan roda bisnisnya di Desa Landangan Kecamatan Kapongan Situbondo, meskipun karyawannya terkonfirmasi positif Covid 19.
Atas pantauan awak media, sekitar 100 karyawan pabrik pengolahan udang di Kabupaten Situbondo terkonfirmasi positif Covid-19.
Ironisnya, sampai hari ini (5/8) PT Panca Mitra Multi Perdana (PMMP) tersebut, belum ada tanda-tanda pabrik untuk ditutup sementara, mungkin saja hanya omzet yang dikejar agar bisa memenuhi permintaan.
“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwasanya di tengah pandemi ini, antara kesehatan dengan ekonomi harus berjalan seiring,” ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Situbondo, Syaifullah, Selasa (4/8/2020).
Kemudian, Gugus tugas hanya memberikan rekomendasi agar perusahaan tersebut membentuk pendamping karyawan yang bertugas mengantarkan karyawan yang punya keluhan sakit ke puskesmas terdekat, mengkarantina karyawan yang positif, dan memberikan kompensasi.
“Lanjut Syaifullah, Perusahaan sudah melakukan itu semua. Termasuk memberi kompensasi berupa beras 10 kilogram, gula, vitamin, dan uang sebesar Rp.200.000,” ucap Syaifullah.
Begitu telah di informasikan sebelumnya, sekitar 94 karyawan pabrik udang di Desa Landangan Kecamatan Kapongan, Situbondo, terkonfirmasi positif COVID-19, setelah dilakukan tes swab oleh gugus tugas.
Selanjutnya, jumlah tersebut akan terus bergerak mengingat gugus tugas baik Situbondo maupun Bondowoso menunggu hasil swab terhadap ribuan orang karyawan yang punya kontak erat dengan pasien COVID-19.
Kita bayangkan pabrik Salem telah mempekerjakan sekitar 5 ribu lebih karyawan yang berasal dari Situbondo dan Bondowoso.
“Jadi dari 96 yang terkonfirmasi positif virus corona itu, 56 orang diantaranya merupakan warga Bondowoso. Selebihnya adalah warga Situbondo,” terang Syaifullah”(ar)
Pewarta / Editor : Mito LM