LINTASMATRA.COM – SITUBONDO.
SITUBONDO – Melalui Kesenian wayang Topeng, Ki Dalang Kadaryono Lewat lagu Pantun dan Syair yang dibawakannya mengandung makna ajakan terhadap masyarakat Situbondo.”Sabtu, 15/8/2020
Tentunya, siapa yang tidak kenal dengan Ki Dalang Kadaryono yang sudah populer di Situbondo dengan kesenian wayang topeng Semar, Bagong dan Biang selaku peran utamanya sehingga penonton tertawa terbahak-bahak dengan candanya.
Katanya, sebelum pandemi Covid 19 Ki Dalang Kadaryono pindah – pindah tempat memenuhi undangan tanggapan masyarakat baik hajatan, selamatan khitanan, dan lain sebagainya.
Ironisnya kesenian daerah yang ada di Situbondo rata-rata hampir tenggelam oleh zaman dalam pergelaran pentasnya, baik kesenian wayang topeng dan wayang orang, dimungkinkan kurangnya pembinaan dari Pemkab Situbondo,” kata Kadaryono
Padahal kesenian daerah tersebut merupakan aset daerah yang perlu dilestarikan dan layak untuk mendapat pembinaan dari Pemkab Situbondo, sehingga dengan sendirinya bisa mengangkat Kabupaten Situbondo di tingkat Nasional bahkan Internasional.
Dibuktikan, Ki Dalang Kadaryono hanya cukup melantunkan lagu lewat pantun dan syairnya cukup lewat WhatsApp dan Facebook ternyata banyak disukai penggemarnya, sehingga banyak orang ngeshare kemana-mana.
Atas inovatif H. Ramli, putra kelahiran pesisir Panarukan Situbondo, pantun dan syair Kadaryono dijadikan Video klip melalui tarian dengan peran utama Semar, Bagong dan Biang yang bergoyang berlenggok-lenggok mengikuti Ki Dalang Kadaryono.
Informasi yang dihimpun awak media, H. Ramli menyampaikan, adanya tarian Semar, Bagong dan Biang, untuk memberikan hiburan terhadap masyarakat terutama di wilayah pesisir pantai Panarukan yang selama ini masyarakat haus hiburan akibat dampak Covid 19.
Dengan adanya Video Klip yang dicetak ternyata banyak orang yang minta hingga tembus 1000 keping VCD dibagikan secara Gratis dengan tidak diperdagangkan.
Pantun dan syair yang dibawakan Ki Dalang Kadaryono berjudul, Arah Perubahan untuk Situbondo Berjaya, sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat bahwa Situbondo memang butuh Perubahan terutama penanganan lapangan pekerjaan.
Dalam Pantun dan syair tersebut, Kadaryono menyebut-nyebut nama Calon Bupati Situbondo, Bung Karna, karena mereka berkomitmen untuk melestarikan kembali adanya kesenian daerah, juga kesenian yang lain yang telah menjadi kesukaan masyarakat Situbondo.
Tak hanya itu, lagu lewat pantun dan syair Ki Dalang Kadaryono sangat menyentuh masyarakat Situbondo terutama yang hidup di pesisir pantai, nantinya dengan pengelolaan pantai secara maksimal jelas akan bisa mendongkrak perekomian para nelayan.”tuturnya.”(ar)
Pewarta/Editor : Mito LM
Publisher : Harianto, SH.