LINTASMATRA.COM MALANG.
Beberapa rumah sakit di Kota Malang yang digunakan sebagai rujukan penanganan kasus COVID-19 seperti RSU UMM mulai kewalahan mengingat jumlah pasien COVID-19 semakin meningkat. Menindaklanjuti hal tersebut, dan berdasarkan surat edaran Rektor Universitas Muhammadiyah Malang E.51.c/657/UMM/V/2020 tentang Instruksi untuk Supporting Tenaga Medis dan Pendukung Medis RSU UMM, maka Fakultas Ilmu Kesehatan UMM bekerja sama dengan RSU UMM dan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UMM memberi kesempatan kepada mahasiswanya untuk berkontribusi menjadi relawan pada Gelombang III. Lima mahasiswa Prodi S1 Farmasi yang telah lolos seleskdi tentunya telah melalui beberapa tahap rekrutmen diantaranya Rapid test, tahap seleksi yang dilakukan oleh tim dosen Prodi S1 Farmasi, dan serangkaian administrasi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa. Para mahasiswa mulai aktif berkontribusi di RSU UMM sebagai relawan tenaga medis pada tanggal 6 Juli 2020 hingga 8 Agustus 2020.
Sebanyak 5 orang mahasiswa S1 Farmasi tersebut dibagi menjadi tiga unit bidang kerja. dua mahasiswa ditempatkan di Depo Farmasi Rawat Jalan, tiga mahasiswa ditempatkan di Depo Farmasi Rawat Inap, dan satu mahasiswa ditempatkan di Gudang Logistik Medis Farmasi. Penempatan penugasan mahasiswa tersebut berdasarkan hasil keputusan bersama antara pihak rumah sakit yaitu Kepala Instalasi Farmasi RSU UMM dan pihak kampus. Mahasiswa Relawan diberikan Pelatihan dan Pembekalan keselamatan kerja penanggulangan COVID-19 yang dilengkapi dengan APD (Alat Pelindung Diri).

Mahasiswa Relawan juga mendapat jaminan kesehatan selama menjadi volunteer/relawan diantaranya mendapatkan vitamin, handsanitizer, dan masker medis secara gratis. Di masing-masing unit bidang kerja telah difasilitasi APD level 1 yaitu masker bedah 3ply, handscoon, dan faceshield untuk menunjang kinerja relawan.
“Pihak Rumah Sakit dan khususnya Instalasi Farmasi sangat terbantu dengan adanya adik-adik relawan Farmasi Gelombang III ini mengingat beberapa nakes dipindahtugaskan ke RIC (Ruang Isolasi COVID-19), jadi ada yang membantu dispensing obat untuk pasien COVID-19”, tutur Bu Atika Kepala Instalasi Farmasi RSU UMM.
“Betul apa yang disampaikan Bu Atika, di Depo Farmasi Rawat Jalan yang semula kewalahan karena kunjungan pasien yang meningkat tajam, dengan adanya bantuan tenaga sukarelawan ini dapat mempercepat proses pelayanan”, sahut Desy salah satu Tenaga Teknis Kefarmasian Depo Farmasi Rawat Jalan RSU UMM.