LINTASMATRA.COM-SITUBONDO.
SITUBONDO – Kabupaten Situbondo berada di level tiga, yang semula sudah level satu, tentunya dengan rendahnya capaian vaksinasi Covid-19, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri, salah satunya minimnya capaian vaksinasi tingkat pelajar.
Lalu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Siti Aisyah, SH,M.Si mengeluarkan surat ederan terhadap lembaga pendidikan, SDN, SMP, SMA/SMK, sederajat untuk memberikan edukasi terhadap siswa juga terhadap wali murid.
Bukan hanya itu, Plt. Kepala Dispendikbud, yang akrap dipanggil Bu.Is, mengambil langkah kerjasama dengan Satgas Covid-19 di kecamatan dan desa, kepala sekolah, tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama terjun langsung ke masyarakat, guna memberikan edukasi, sosialiasi serta motivasi bahwa vaksinasi aman dan halal.
Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa mengenai pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dimasa PPKM level 3 masih tetap berjalan dan situasional.”jelasnya
Kemudian, Siti Aisyah, menanggapi rendahnya vaksinasi tingkat pelajar disebabkan para murid tidak mendapatkan izin dari orang tua. Sebab mereka (wali murid) kemungkinan merasa trauma dengan adanya info hoax bahwa vaksin bisa mematikan, katanya
“Sehingga vaksinasi pelajar di tingkat SMP mencapai 33 persen dan tingkat SD pada usia 12 tahun sangat minim sekali. Sedangkan bagi tenaga pengajar capaian vaksinasi hampir 90 persen, sisanya belum divaksin karena gagal pada tahap screening disebabkan dalam kondisi sakit.”imbuhnya.”*(ar)
Pewarta : MY to
Publisher : Hariyanto, SH.