LINTASMATRA.COM-SITUBONDO.
SITUBONDO – Ironis, Sopir truk
Ahmad Baidawi (53 tahun) warga Desa Pesanggrahan Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo mengakhiri hidupnya didalam truk di jalan raya Kotakan Situbondo. Selasa, 26/10/2021
Berita yang dihimpun Lintasmatra.com. warga disekitar TKP memang melihat truk markir agak lama, biasa kadang-kadang sopir istirahat di pinggir jalan sambil tidur – tiduran untuk melepas lelah.
Seterusnya, Saat temannya sendiri Misyono hendak mengantar bibit tebu mereka berpapasan dengan truk markir dengan sopir Ahmad Baidawi, setelah didekati dikira tidur, kemudian saya bangunkan ternyata tubuhnya sudah terbujur kaku posisinya miring ke sebelah kiri.
“Atas kejadian tersebut langsung Misyono melaporkan ke Polsek Situbondo diterima Iptu Budhiarto, tidak lama anggota Polsek Situbondo turun ke TKP untuk Identifikasi terjadinya peristiwa di wilayahnya desa Kotakan Situbondo
Kemudian, Kapolsek Kota Situbondo, Iptu Budhiarto membenarkan seorang sopir Ahmad Baidawi ditemukan meninggal di dalam truknya, lalu petugas langsung mengevakuasi korban ke kamar RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, untuk di otopsi” jelasnya
Lebih lanjut, Iptu Budhiarto memaparkan, Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis RSU Situbondo, Ahmad Baidawi murni meninggal akibat penyakit yang dideritanya. “Sebab, disekujur tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Iptu Budhiarto memaparkan, Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis RSU Situbondo, Ahmad Baidawi murni meninggal akibat penyakit yang dideritanya. “Sebab, disekujur tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” imbuhnya.
Selanjutnya, keterangan istri korban, Ahmad Baidawi hendak mau mengantarkan tebu ke Jatiroto meskipun istrinya sudah melarangnya karena memang kurang enak badan.”terangnya “(ar)
Pewarta : MY to
Publisher : Hariyanto, SH.