LINTASMATRA COM-SITUBONDO.
SITUBONDO – Ponpes Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo merupakan pondok Pesantren terbesar di Jawa timur, yang memiliki puluhan ribu santri se Nusantara
Pesantren ini didirikan oleh KHR. Syamsul Arifin pada 1908 M, sehingga usianya sudah mencapai 115 tahun atau lebih dari satu abad. dilanjutkan putranya KHR. As’ad Samsul Arifin, kemudian, KHR. Ahmad Fawaid As’ad, sekarang Pengasuh Ponpes Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy.
Untuk itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan anugerah kepada Pondok Pesantren Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dalam acara Anugerah Satu Abad NU yang digelar di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, malam Selasa, (31/1/).” terangnya, Rabu, 1/2/2023
Selanjutnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, memberikan penghargaan secara simbolis kepada Pengasuh Ponpes Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy. (31/1)
Hal ini, Ponpes Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, sudah mengalami empat kali pengasuh, mulai pendiri Ponpes, KHR. Samsul Arifin, KHR As’ad Syamsul Arifin, KHR Ahmad Fawaid As’ad, lalu sekarang KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy.
Ponpes Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo selama ini telah dinilai banyak berkontribusi untuk NU, agama, maupun bangsa. Begitu juga pernah menjadi tempat Muktamar ke-27 NU pada 1984 dan lokasi Munas Alim Ulama pada 1983. Di pesantren ini lah lahir keputusan NU kembali ke khittah 1926 dan penetapan Pancasila sebagai asas tunggal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.”terangnya, (*/mito)
Pewarta : Armito Abi Bakrie
Publisher : Hariyanto, SH