LINTASMATRA.COM. – SITUBONDO
SITUBONDO – Malam 1 Suro atau 1 Muharram 1445 Hijriyah, Padepokan Brojomusti Situbondo gelar ritual jamasan barang pusaka atau pembersihan benda pusaka yang berlangsung di markas Padepokan Brojomusti Pareyaan desa Sumberkolak Situbondo,” Selasa, 18/7/2023
“Tradisi malam 1 Suro Padepokan Brojomusti menggelar jamasan benda pusaka juga diwarnai do’a dan Dzikir bersama yang dikuti Jama’ah Dzikir Brojomusti bersama pemilik barang pusaka dari berbagai daerah
Hal ini, pemilik benda pusaka dari berbagai daerah berdatangan dengan membawa berbagai benda pusaka baik kepemilikan secara turun temurun yang akan dijamas agar kembali kepada sajatini mengandung pamor serta keasliannya,” katanya
Tradisi Jamasan Pusaka atau membersihkan keris dan benda pusaka lainnya ini telah menjadi tradisi yang dilakukan oleh pemilik benda tersebut, terhadap yang membidangi menjamas agar pamor keris dan pusaka lainnya kembali keasliannya
Untuk itu, diantara pemilik benda pusaka Keris, Kepala desa Tokelan Panji Situbondo, Ahmad Misuri, yang dikonfirmasi Lintasmatra.com. menyampaikan, keris miliknya setiap tahun dijamas oleh Kiyai Nurahman dengan julukan Gus Nur, selaku Pimpinan Padepokan Brojomusti di dusun Pareyaan desa Sumberkolak Kabupaten Situbondo Jawa timur
Dari sekian ratus benda pusaka yang dijamas disaksikan ratusan jamaah yang hadir ikut menyaksikan prosesi penjamasan lengkap dengan sesajen, lalu terhirup bau semerbak keharuman dari berbagai jenis bunga yang menyelimuti Padepokan Brojomusti
Tak hanya itu, Gus Nur, juga memberikan pelayanan pengobatan dengan Ruqyah Syar’iah, dengan gangguan Jin, sihir, dan sejenisnya baik ditempat atau jarak jauh melalui dzikir dan do’a, dengan pertolongan Gusti Allah SWT. Insyaallah bisa teratasi,” kata Gus Nur
Alhamdulillah, Gus Nur, kelahiran Banyuwangi, sudah banyak membantu hal tersebut melalui Ruqyah Syar’iah, dengan gangguan Jin, sihir, dan sejenisnya,” beber Gus Nur.” (-/mito)
Pewarta : Armito Abi Bakrie
Publisher : Ratri Iswanto