LINTASMATRA.COOM-SITUBONDO.
SITUBONDO | Bupati Situbondo, Drs.H. Karna Suswandi, M.M., menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD Kabupaten Situbondo Tahun 2023.di ruang sidang gedung DPRD setempat, Jum’at, 15/09/2023. (sore)
Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD tahun 2023 tersebut, disampaikan Bupati Situbondo dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Edy Wahyudi yang dihadiri Wakil Bupati Hj. Khoirani, jajaran forum koordinasi pimpinan kepala daerah (Forkopimda), segenap pimpinan (OPD) dan camat di lingkungan Pemkab Situbondo.
Lalu, Ketua DPRD Situbondo, Edi Wahyudi mengatakan, pelaksanaan rapat paripurna nota pengantar dokumen KUA-PPAS itu, dilaksanaan setelah anggota DPRD menggelar rapat kerja bersama dengan jajaran mitra kerja. Hal tersebut sesuai dengan tahapan yang berlaku dalam penetapan P-APBD Tahun 2023.
“Sebelumnya, setiap Komisi di DPRD menggelar rapat kerja bersama dengan mitranya masing-masing, kemudian dilanjutkan rapat banggar, setelah itu baru disahkan melalui paripurna persetujuan nota KUA-PPAS ini. Untuk saat tahapannya masih baru masuk pada dokumen pembahasan draf perubahan APBD 2023,” terangnya
“Hal demikian dalam anggota DPRD akan segera menindak lanjuti untuk melakukan pembahasan draf P-APBD tahun 2023.Sebab, penyusunan perda perubahan APBD itu waktu yang tersedia sangat pendek.”tuturnya
“Untuk itu tahapan jadwal yang sudah di tetapkan, paling lambat untuk pembasahan P-APBD sebelum tanggal 30 september. Maka saat ini masih tersisa dua minggu untuk menyelesaikan P-APBD 2023
Namun, pihaknya merasa optimis bahwa pembahasan P-APBD tersebut bisa segera terselesaikan sebelum akhir bulan September 2023 ini, sesuai harapan kita bersama
“Apabila nanti seluruh tahapan bisa berjalan lancar, maka tidak perlu membutuhkan waktu lama lagi P-APBD akan disahkan,” paparnya.
Kemudian, Bupati Situbondo, dengan sapaan Bung Karna, menyampaikan Kepada awak media, bahwa P-APBD Tahun Anggaran 2023 difokuskan untuk pembangunan infrastruktur minimal 25 persen dari dana tranfer umum, dalam rangka mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas.
Hal itu, Bung Karna, akan mengacu pada tematik prioritas pembangunan tahun 2023 di Kabupaten Situbondo berdasarkan RPJMD periode tahun 2021-2026. “Percepatan infrastruktur strategis terintegrasi untuk peningkatan investasi dan inovasi daerah dalam rangka kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa ini mengatakan, penanganan kemiskinan ekstrem juga menjadi fokus P-APBD Tahun Anggaran 2023. “Fokus kami juga memenuhi presentase alokasi belanja berdasarkan peraturan perundang-undangan, khususnya untuk fungsi pendidikan minimal 20 persen dari total belanja daerah. Dan kesehatan minimal 10 persen dari total belanja APBD di luar gaji,” bebernya.
Lebih jauh lagi, Bung Karna mengatakan, pemerintah Kabupaten Situbondo dalam anggaran kali ini masih fokus untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur. Hal ini selaras dengan intruksi Presiden Joko Widodo. Sesuai dengan tema yaitu pembangunan Indonesia,” terangnya. “(*/mito)