LINTASMATRA.COM – MALANG

Malang – Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan modern, memungkinkan akses yang luas terhadap informasi dan interaksi di berbagai kalangan. Kini, mulai dari anak-anak hingga lansia, banyak yang terlibat aktif dalam berbagai platform media sosial.
Media sosial, yang meliputi berbagai jejaring seperti Facebook, Youtube, Instagram, Tiktok, dan Twitter, memberikan kemudahan komunikasi, berbagi informasi, hingga menjadi sarana pembelajaran dan bisnis. Namun, di balik manfaatnya, terdapat pula dampak negatif yang perlu mendapat perhatian.
Salah satu masalah utama dalam media sosial adalah pencampuran ruang privasi dengan publik, yang membuat pengguna rentan dalam membagikan informasi pribadi. Terjadi pula penyebaran informasi palsu, konten tidak etis, hingga masalah kerusuhan yang meruncing pada dampak negatif, terutama bagi remaja yang cenderung memprioritaskan interaksi di dunia daring.
Dalam kehidupan sehari-hari, media sosial juga memengaruhi perilaku masyarakat. Banyak yang cenderung terfokus pada gadgetnya saat berkumpul dengan keluarga atau melakukan pekerjaan, mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap lingkungan sekitar. Bagi remaja, media sosial menjadi bagian vital dalam eksistensi, seringkali menjadi wadah untuk mencari identitas dan ekspresi diri.
Kehadiran media sosial memberikan pengaruh yang signifikan dalam tahap perkembangan remaja, namun juga membawa tantangan besar terkait keamanan dan penggunaannya yang bijak. Pemahaman akan dampak positif serta upaya kontrol untuk mencegah dampak negatif perlu menjadi perhatian bersama, terang Keisya Nafilia Aprilia.
Keisya Nafila Aprilia
Prodi Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Malang
keisyanafila@gmail.com
*Artikel ini disampaikan oleh Keisya Nafila Aprilia,
Publisher : Ratri