LINTASMATRA.COM – MALANG

Malang – Perubahan iklim telah menyebabkan cuaca yang ekstrem di wilayah Malang, memberikan sinyal akan dampak serius yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat secara signifikan. Fenomena cuaca yang tidak terduga, dengan perubahan suhu yang drastis antara siang dan malam hari, serta ketidaksesuaian musim, telah menjadi perhatian utama.
Di Malang, fenomena perubahan iklim terasa kuat dengan peningkatan intensitas gelombang panas yang mengakibatkan tingginya tingkat kematian, terutama selama musim dingin. Faktor-faktor seperti kenaikan suhu, pola curah hujan yang tidak teratur, dan meningkatnya permukaan air laut menunjukkan ancaman yang jelas bagi kesehatan dan lingkungan.
Perubahan iklim membawa ancaman nyata terhadap kesehatan masyarakat, termasuk dampak pada polusi udara, penyakit yang terkait dengan air dan makanan, penyakit yang disebarkan melalui vektor, serta masalah gizi dan gangguan mental yang semakin memprihatinkan.
Faktor Risiko-risiko tersebut mencakup peningkatan kasus penyakit seperti DBD, Chikungunya, Malaria, Leptospirosis, dan lainnya, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor iklim seperti kelembaban, curah hujan, dan jumlah hari hujan. Selain itu, perubahan iklim juga berdampak pada produksi pangan dan ketersediaan air, yang mengarah pada masalah gizi dan ketersediaan makanan bagi masyarakat.
Selain kesehatan fisik, perubahan iklim juga memberikan tekanan pada ketersediaan air minum dan lingkungan sehari-hari. Penyakit yang berkaitan dengan udara seperti asma, heat stroke, dan gangguan tidak menular lainnya semakin meningkat akibat perubahan lingkungan.
Dalam menghadapi tantangan ini, adaptasi serta kesadaran bersama untuk mengurangi dampak perubahan iklim menjadi krusial. Kerjasama lintas sektor dan kesadaran masyarakat dalam mengurangi dampak lingkungan merupakan kunci untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Perubahan iklim di Malang bukan hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Tindakan preventif, kesadaran, dan kebijakan yang tepat akan menjadi langkah krusial dalam melindungi kesehatan masyarakat di masa depan, ungkap Aprilia Nur Aisiyah
Aprilia Nur Aisiyah
Prodi Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Malang
Aprilianura20@gmail.com
Publisher : Ratri