LINTASMATRA.COM
Malang – Dalam rangka memeriahkan acara adat bersih Desa, Sertu Tarmono dari Koramil 0818/30 Tirtoyudo berperan aktif dalam pagelaran wayang kulit yang digelar di Lapangan Gampingan Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang pada bulan September 2024. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang sangat penting bagi masyarakat setempat.
Sertu Tarmono dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap kearifan lokal. Dalam acara tersebut, ia berperan sebagai penggerak utama yang membantu menjaga keberlangsungan budaya tradisional wayang kulit. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Sertu Tarmono terlibat dalam setiap aspek penyelenggaraan acara, mulai dari koordinasi persiapan hingga pengaturan detail acara. Keberadaannya sebagai Babinsa menunjukkan bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada kegiatan militer, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap budaya dan tradisi masyarakat.
Pagelaran wayang kulit merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat Desa Sumbertangkil. Acara ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati seni tradisional yang kaya akan nilai-nilai budaya dan moral. Dalam suasana yang penuh keakraban, masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik. Sertu Tarmono berharap bahwa melalui kegiatan ini, generasi muda akan terinspirasi untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya bangsa.
Kehadiran Sertu Tarmono dalam acara adat bersih Desa ini juga mencerminkan komitmen TNI untuk mendukung kegiatan yang memperkuat ikatan sosial di masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. “Semoga dengan adanya pagelaran wayang kulit ini, semangat cinta akan budaya dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat,” ungkap Sertu Tarmono.
Dengan peran aktif Sertu Tarmono dalam pagelaran wayang kulit dan acara adat bersih Desa, diharapkan masyarakat Desa Sumbertangkil dapat terus merayakan dan melestarikan tradisi yang telah ada sejak lama. Keberadaan Babinsa seperti Sertu Tarmono diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menghormati dan melestarikan warisan budaya nenek moyang.(Ratri)
Sumber : Pendim 0818 Malang – Batu