LINTASMATRA.COM-TURKI.
Prestasi membanggakan ditorehkan oleh putra daerah asal Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Hasuk sebagai Atlet dan Hanafi sebagai pelatih berhasil meraih gelar juara dalam lomba sepak takraw World ability Sport yang berlangsung di Mersin Turki 17 s.d 24 Oktober 2025.
Sang Pelatih Hanafi merupakan dosen tetap Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Prodi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Selain itu dosen UNIPA Surabaya ini adalah pelatih fisik lulusan Australian Strength Conditioning Association level 1 dan LANKOR level 1 mengatakan bahwa berkat dukungan dari semua pihak dan semangat para atlet sehingga sampai menjadi juara di Turki. momen ini akan menjadi sejarah, Sepak Takraw Adaptive Indonesia berhasil mendapatkan medali emas untuk pertama kalinya, semoga Sepak Takraw Adaptive menjadi anggota NPCIndonesia” ujar Pelatih Hanafi putra Asli ketapang Sampang.
Hasuk (Samsuk) juga mengatakan bahwa dengan keterbatasan tidak menyerah untuk meraih mimpi
“Alhamdulillah, ini kemenangan yang sangat berarti buat saya. Bisa membawa nama Indonesia dan Madura ke podium tertinggi di dunia. merupakan kebanggaan luar biasa meskipun kami dalam keterbatasan,” ujar samsuk, yang akrab disapa Hasuk.(24/10/2025).
Penampilan cemerlang Tim sepak takraw disabilitas di Turki ini menjadi simbol harapan baru bagi regenerasi atlet Sepak takraw tanah air untuk terus berprestasi baik nasional maupun dikancah dunia.
Coach Hanafi mengaku sangat bersyukur dan bangga atas capaian prestasi ini
“Kami sangat terharu. Ini adalah hasil kerja keras dan doa selama ini. Semoga ke depan bisa terus mengukir prestasi di tingkat dunia, Terimakasih atas semua dukungannya” ucapnya penuh haru.
Ratri