
LINTASMATRA.COM – SITUBONDO. Untuk Jawa Timur Pemkab Situbondo menjadi salah satu dari 100 kabupaten/kota di Indonesia yang ikut gerakan Smart City Kementerian Kominfo Republik Indonesia. Menurut Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan, Kementerian Kominfo, Ir.Hafni Septiana Nur Endah, terpilihnya Situbondo sebagai daerah smart city melalui assessment yang dilakukan Kementerian Kominfo.
“Kamudian dari 107 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 25 kabupaten/kota yang akan mengikuti smart city, termasuk Situbondo” katanya di sela kegiatan Bimtek Implementasi Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, di Aula Pemkab Situbondo, Senin (8/7/2019). Katanya, Kementerian Kominfo sejak 2017 telah mencanangkan gerakan menuju 100 smart city dari 514 kabupaten/kota di Indonesia. 2017 ada 25 daerah, 2018 bertambah 50 daerah dan 2019 25 daerah. Harapannya, 100 daerah ini bisa menjadi contoh dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.
“Tujuan Smart City itu bagaimana pemerintah bisa menciptakan kenyamanan dengan berbagai kemudahan pelayanan, mulai dari pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan apapun termasuk informasi,” terangnya. Olehnya, Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto, SH, menyambut baik pendampingan yang diberikan Kementerian Kominfo dan berharap, mempercepat Situbondo menjadi daerah smart city. ” Ujar Bupati Dadang.
Harapannya”Smart city ini bagaimana mencerdaskan masyarakat. Dan memang harus dimulai dari pemerintahan terlebih dulu, dengan memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat,” katanya. Bupati mengaku, Pemkab Situbondo membangun smart city sudah melalui proses yang cukup panjang. Ada beberapa hal positif yang telah dilakukan diantaranya, dengan memberlakukan sistem pemerintahan secara elektronik. Melalui”e-KTP sudah dipilah antara status miskin dan mampu, Bidang pendidikan, kita sudah bisa mengerjakan kebutuhan Dapodik melalui aplikasi termasuk data anak didik yang lulus dan yang tidak lulus,” kata Bupati.
Kemudian semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti Bimtek Implementasi Gerakan Menuju 100 Smart City. Dengan berlangsung Bimtek selama dua hari ini diharapkan mampu menciptakan inovasi dari setiap OPD sesuai dengan master plan smart city, guna pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.* ( mito/nafi )