Pewarta : Yanti S.Pd
LINTASMATRA.COM-SIDOARJO. Malam pisah sambut Kapolresta Sidoarjo dari Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho kepada Kombes Pol. Sumardji dilaksanakan di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo Jln. Raya Cemengkalang Sidoarjo, jumat (28/02/2020) malam.
Hadir dalam momen itu seluruh unsur Forkopimda, Pejabat Eselon di Lingkungan Pemkab Sidoarjo, Kepala Desa dan Camat se Sidoarjo, MUI Sidoarjo, FKUB Sidoarjo, Tokoh Agama, Tokoh Adat Tokoh Masyarakat dan para tamu undangangan lainnya.
Kombes Pol, Zain Dwi Nugroho mengaku banyak suka dan duka yang dirasakan saat menjabat Kapolresta Sidoarjo. Selama menjabat sebagai Kapolresta Sidoarjo, tugas terberat saat melakukan pengamanan pemilu dan pilpres 2019. Dirinya bersyukur hingga selesai pilpres kondisi Sidoarjo kondusif.
Dalam sambutannya Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho menyampaikan,”Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih atas dukungan, bantuan dan kerjasama hingga kami bisa melaksanakan tugas di Polresta Sidoarjo selama 1 tahun 3 bulan. Kami mohon pamit dan mohon maaf klau ada kesalahan. Kami juga mohon doa restu melaksanakan tugas di tempat yang baru sebagai Dirreskrimum di Polda Riau.
Selain itu zain juga mengucapkan selamat dan berharap kepada Kombes Pol. Sumardji segera menyesuaikan dan dapat diterima seluruh masyarakat Sidoarjo. Apalagi , tantangan dan tugas yang dihadapi bukan semakin ringan tetapi semakin berat ke depan. Karena Tahun 2020 ada tugas yang cukup besar yaitu Pilkades serentak 19 April dan Pilkada serentak 23 September 2020.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji yang baru menjabat juga memperkenalkan diri dan brrcerita tentang pengalaman tugasnya. Sumardji memohon kerelaan dan dukungan Forkopimda hingga tingkat desa agar dapat melaksanakan tugas dengan amanah. Terutama dalam menciptakan suasana kondusif, aman, damai hingga masyarakat Sidoarjo sejahtera dan mskmur.
“Semoga tugas baru sebagai Dirreskrimum Polda Riau, Bang Zain banyak gebrakan dan banyak inovasi serta mengungkap kasus besar sehingga beliau lancar karirnya untuk menggapai pangkat jendral dan kembali ke Jawa Timur,” pungkasnya.