Pewarta : Jarwo LM.
LINTASMATRA.COM – MALANG. Menanggapi keresahan masyarakat khusunya warga Desa Sumberporong, Kec. Lawang tentang adanya kabar bahwa Rumah Sakit Jiwa (RSJ) sebagai tempat isolasi atau karantina penderita Covid 19, Camat Lawang himbau agar masyarakat tetap tenang dan percakan semua kepada pemerintah. Rabu (1/4/20).
Selain pihak RSJ Lawang, informasi adanya 5 pasien penderita Covid 19 yang dalam penanganan RSJ Dr. Radjiman Widiodiningrat, Camat Lawang pun juga mengakui adanya 5 pasien tersebut.
Saat dikonfirmasi oleh media melalui via telepon, Kepala Sub Bagian Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang Ribut Supriyatin menyampaikan, “Sampai saat ini ada lima pasien di isolasi,” jawabnya.
Sementara itu Camat Lawang Mumuk Hadi Martono S.H., M. Hum., saat ditemui oleh lintasmatra.com menyampaikan, soal penolakan warga sudah saya sampaikan yang perlu kita pahami sekarang adalah bagaimana pemahaman masyarakat tentang covid-19 atau Corona, jadi faktor penularannya yang diterangkan oleh para ahli yang sama-sama kita dengar bahwa itu bisa menyebar karena adanya sentuhan antar manusia.

“Kita juga tidak tahu apakah di antara kita, lingkungan kita, keluarga kita, tetangga kita dan teman dekat kita terkena virus atau tidak, semuanya tergantung dari kemampuan imunitas pada tubuh kita, kalau tubuh kita sehat dan kuat Insya Allah kita tidak akan terkena,” bebernya.
Lanjut Camat Mumuk, tidak semuanya bisa melakukan penolakan sedemikian rupa, kalau yang namanya sudah darurat nasional siapapun dan pemerintah mau bertindak apapun yang penting masyarakat ini bisa aman.
“Percayakan pada kami, orang-orang medis yang sudah ada di Rumah Sakit Jiwa, ada Dokter dan perawat yang sudah terlatih dari Dinas Kesekatan yang saat ini melakukan pengawasan dugaan suspek Covid-19,” tandasnya.
Menurut Camat, sebetulnya mereka di dalam sehat dan bugar, posisi satu keluarga dari Kec. Dau yang di rawat di RSJ, bahwa ada 1 orang kakek dan 1 orang nenek, ada sepasang suami-istri, nah istrinya inilah yang kemarin suspek terus meninggal (meninggal sebelum dibawa ke RSJ).
“Juga ada dua anak yang sekarang berada di sana dan posisinya mereka dalam keadaan sehat, segar, bugar dan tidak dalam perawatan yang khusus tidak, bahkan perawatpun di sana juga dengan mudah berkomunikasi dengan mereka. Dan kenapa harus kita isolasi, nah itulah nanti penjelasan medis yang diperlukan,” terangnya.