LINTASMATRA.COM – BLITAR.
Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiwa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan program pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana anggotanya Habibi Yusafa, Moch. Evan, Jihan Fahira, Zaqina Erin, dan Mutiara Yunan. Kegiatan PMM merupakan kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa UMM baik secara perorangan ataupun berkelompok yang memiliki tujuan untuk memberikan suatu manfaat kepada masyarakat sesuai dengan peraturan UMM dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa. PMM UMM yang dilaksanakan di Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur telah melakukan konsolidasi dengan perangkat desa. Dari pertemuan tersebut coordinator kelompok mengungkapkan program prioritas ke depan yang akan dilaksanakan di desa tersebut.
“Edukasi kesehatan dalam menghadapi era new normal untuk mewujudkan masyarakat tanggap terhadap kesehatan ini sangat penting.” kata Jihan Fahira sebagai coordinator kelompok.
Menurut Bapak Makrus selaku Kepala Desa Kolomayan, upaya penanganan dan penanggulangan covid-19, serta mempersiapkan menuju new normal ini sangat memerlukan sinergitas dan kolaboratif dari seluruh pihak. Edukasi dalam mencegah wabah Covid-19 harus dilakukan secara konsisten. Rancangan kegiatan ini akan dilakukan bersama perangkat desa mulai dari sosialisasi, sterilisasi serta penyaluran bantuan masker. Mengingat pandemic covid-19 yang meresahkan. Berdasarkan hasil per tanggal 29 Juli 2020, data di Jawa Timur menunjukkan bahwa 20.812 orang dikonfirmasi, 12.680 orang dinyatakan sembuh, dan 1.608 orang dinyatakan meninggal dunia (sumber: www.covid19.go.id).
Mahasiswa UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) asal Blitar yang sedang melakukan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahassiwa) Bhaktimu Negeri juga turut andil dalam edukasi pencegahan covid-19 dalam masa pandemi mulai dari tingkat anak anak sampai dengan orang tua.
Pada kesempatan ini, Bapak Makrus selaku kepala desa di Desa Kolomayan memberikan apresiasi kepada Kelompok 3 PMM UMM ini. “Saya sangat bangga kepada generasi muda yang mau memberikan edukasi ke desa dan bersinergi dengan perangkat desa. Semua yang akan kita lakukan ini adalah untuk masyarakat” sambut Bapak Makrus.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapang PMM Bhaktimu Negeri yaitu Beti Istanti Suwandayani, M.Pd secara terpisah menyampaikan dukungannya kegiatan positif yang dilakukan oleh mahasiswa bimbingannya yang berkolaborasi dengan perangkat desa di Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Lebih lanjut Beti yang juga dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang menjelaskan edukasi new normal dalam masyarakat ini diperlukan agar masyarakat di Desa Kolomayan dapat memperhatikan protocol kesehatan untuk beraktivitas kembali serta dapat menyesuaikan kehidupan dengan adanya covid.