LINTASMATRA.COM-SITUBONDO.
SITUBONDO – Dengan adanya tengkonfirmasi varian baru Covid-19, B.1 621 atau Mu yang telah masuk di negara lain seperti, Kolombia, Korea Selatan, terbaru di Jepang, Kabupaten Situbondo genjot vaksinasi Covid 19.
Hal tersebut, Bupati Situbondo, Bung Karna, terus mensosialisasikan dengan serius adanya vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat agar divaksin di tempat yang telah ditentukan.
Bukan hanya itu, Bung Karna, mengatakan, Kabupaten Situbondo pernah mengalami lonjakan kasus Covid-19 varian Delta, hal ini jangan sampai terulang kembali, maka masyarakat harus sadar pentingnya vaksinasi Covid 19, “sampai Bung Karna
“Saya tidak ingin varian Mu ini menyerang masyarakat kita. Untuk itu, kami terus mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 kepada warga di setiap desa,” sampai Bupati saat menyalurkan bansos beras PPKM di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Selasa (28/9/2021).
“Sebab Kabupaten Situbondo terbilang rendah bila dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Jawa Timur maka capaian vaksinasi Covid-19 terus digenjot.
“Kita masih ada di kisaran 20 persen dari jumlah penduduk yang wajib mengikuti vaksinasi Covid-19. Ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah,” tegasnya.
Selanjutnya, untuk mendeteksi bagi masyarakat yang masih belum divaksin Pemkab Situbondo akan menerapkan aplikasi PeduliLindungi di setiap kantor OPD, desa, kecamatan, pusat perbelanjaan dan sekolah,”sampainya
“Untuk itu masyarakat yang masih belum divaksin secara otomatis tidak boleh masuk ke area tersebut. Sehingga mau tidak mau masyarakat harus mengikuti vaksinasi Covid-19,” terangnya.
Syukur Alhamdulillah, masyarakat sudah mulai mengerti pentingnya vaksinasi Covid-19 sehingga stok vaksin hampir mengalami kehabisan
“Selanjutnya, adanya kontak terhadap Gubernur Jawa timur sehingga Kabupaten Situbondo mendapat kiriman vaksin sebanyak 40.000 dosis,” terangnya
“Dengan demikian, Bung Karna meyakini, hear immunity (kekebalan kelompok) dinegera tersebut, “terus menyampaikan kepada masyarakat Situbondo bahwa vaksin Covid-19 itu aman dan halal.”terangnya’*(ar)
Pewarta : MY to
Publisher. : Hariyanto, SH.