LINTASMATRA.COM-SITUBONDO.
SITUBONDO – Do’a Dzikir bersama Jamrud ( Jamaah Ratibul Haddad ) Alumni Ikatan Santri Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo gelar Pembacaan Ratibul Haddad di Pendopo Graha Amukti Praja Situbondo, “Kamis malam, 4/2/2022
“Secara Istiqomah do’a Dzikir bersama Jamrud ( Jamaah Ratibul Haddad ) Kabupaten Situbondo Alumni IKSASS membacakan Ratibul Haddad di Pendopo Situbondo setiap satu bulan sekali
Terhitung sejak Bupati Situbondo, Bung Karna menempati Pendopo Situbondo pembacaan Ratibul Haddad sampai sekarang terus digelar setiap satu bulan sekali yakni Kamis malam Jum’at Legi (manis)
Adapun khasiat pembacaan Ratibul Haddad dikutip dari cerita Pengasuh PP Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Azaim Ibrohimy, di antaranya, Allah akan menjaga Kabupaten (wilayah) atau tempat tinggalnya dari berbagai cobaan serta tambahan kekayaan, barokah, dan kebaikan bagi kita semua

Bukan hanya itu, khasiat membaca Ratibul Haddad dapat memanjangkan umur, menjadi orang husnul khotimah, dan dapat menjaga dari segala bencana, baik di darat, laut, dan di udara juga akan terhindar dari sifat kemunafikan dan tindakan dhalim semuanya akan tertolong dalam menghadapi musuh-musuhnya termasuk serangan sihir
Kemudian, untuk pembacaan Ratibul Haddad Kamis malam Jum’at (4/2) bagian Ustad Badri yang memimpin pembacaan Ratibul Haddad dilanjutkan Qosidah Burdah oleh Ustad Akhmat Jamsuri lalu do’a dibacakan Ustad Nur Qomari
Tampak hadir di acara tersebut, Bupati Situbondo, Bung Karna, penggiat Jamrud, Aba Armito, dan Moh. Jahrowi (Gus Zezek) bersama-sama berdo’a dzikir membaca Ratibul Haddad dengan Jamaah lainnya

Kata sambutan, Bupati Situbondo, Bung Karna, menyampaikan banyak terima kasih telah mendo’akan masyarakat Situbondo, begitu juga do’a untuk saya, semoga dikabulkan oleh Allah SWT. ” Amin Yarabbal Alamin
“Lanjut Bung Karna, agar Alumni IKSASS terus menabur kebajikan diberbagai tempat lebih-lebih do’a Dzikir lewat pembacaan Ratibul Haddad, karena Dzikir Ratibul Haddad merupakan amalan guru kita KHR. As’ad Samsul Arifin yang pernah disampaikan terhadap santrinya untuk diamalkan dan dibaca baik di Masjid, Mosollah, rumah dan kantor.”imbuhnya, ” (Mito)
Pewarta : ar MY to
Publisher : Hariyanto, SH.