LINTASMATRA.COM-SITUBONDO.
SITUBONDO – Dalam tahun baru Islam 1 Muharram merupakan pergantian tahun baru Hijriyah yang dikenal malam 1 Suro
Pantauan Lintasmatra.com. disana-sini baik di masjid dan Mosolla di Situbondo terdengar pembacaan istiqosah, Dzikir, do’a untuk membersihkan diri minta ampunan Allah SWT.
Bukan hanya itu, Padepokan Brojomusti yang bermarkas di Dusun Pareyaan RT.03 RW. 02 Desa Sumberkolak mengadakan dzikir dan do’a bersama, yang dipimpin langsung Ustad Nurahman atau kerap dipanggil Gus Nur, Jum’at, 29/7/2022

Selain pembersihan diri juga Padepokan Brojomusti, menggelar tradisi pencucian benda pusaka, untuk merawat warisan leluhur, tradisi ini digelar setiap tahun dimalam 1 Suro
Kemudian, dari berbagai daerah baik di Kabupaten Situbondo, maupun Eks Karesidenan Besuki, bahkan manca Negara, khususnya bagi kolektor pemilik benda pusaka datang untuk melakukan tradisi penyucian atau jamasan benda pusaka miliknya
Saat dikonfirmasi, awak media, pengasuh Padepokan Brojomusti, Gus Nur, menyampaikan, kegiatan ini rutin diadakan setiap pergantian tahun Hijriyah atau malam 1 Suro, katanya
Untuk para jamaah yang datang dari berbagai daerah kebanyakan membawa benda pusaka untuk dilakukan penyucian atau jamasan berupa keris, tombak, pecut, cincin, istambul, dan yang serupa
Masih kata Gus Nur, kami juga membantu pengobatan supranatural terhadap jamaah, melalui ruqyah agar jin tidak merasup di dalam tubuh manusia, yang senantiasa mengganggu kondisi tubuh dan pikiran manusia,”paparnya
“Lain itu, Gus Nur juga bisa membantu pengobatan supranatural melalui jarak jauh melalui sambungan bathin, meskipun yang bersangkutan tidak datang ke Padepokan Brojomusti, cukup dengan telpon/WA. 085258857877, lalu mengirim nama dan penyakit yang di alami, karena jin dalam hitungan detik bisa pindah-pindah tempat termasuk keraga manusia,
Tampak hadir dalam acara tersebut, Pimpinan Padepokan Brojomusti, Gus Nur, anggota DPRD Situbondo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, desa Sumberkolak, Kepala desa Sumberkolak, dan ratusan jamaah lainnya.'(mito)
Pewarta : ar MY to
Publisher : Hariyanto, SH.