LINTASMATRA.COM-SITUBONDO.
SITUBONDO – Nasib naas M Fauzi (24 th) saat memancing di Waduk Bajulmati meninggal dunia saat kejang-kejang diatas ban yang dinaikinya hingga jatuh ke perairan waduk hingga meninggal dunia
Berita yang dihimpun Lintasmatra.com. melalui Pusdalops BPBD Situbondo, korban meninggal dunia saat memancing di kawasan wisata waduk Bajulmati Situbondo
“Atas keterangan Kadis BPBD Situbondo, Zainul Arifin, menyampaikan, korban berangkat dari rumahnya bersama sembilan orang temanya warga conkrong timur desa taman kecamatan Grujugen Kabupaten Bondowoso

Kemudian, dari sembilan teman korban, tujuh orang turun dicurah tangis, tiga orang langsung ke Waduk Bajulmati termasuk Kakak kandung korban, Muhammad Junaidi dengan naik mobil pickup tiba di Waduk Bajulmati, Jumat 18 November 2022 pukul 17.00 WIB,”terangnya
Lalu, aktivitas mancing sekitar pukul 17.20 Wib. dilakukan oleh masing-masing temannya dengan naik ban bekas yang dibawah dari rumahnya, mengingat menjelang fajar, pukul 05.30 persiapan untuk pulang, lalu kakak korban memanggil adiknya Fauzi berkali-kali tidak ada jawaban
Hal ini, kakak korban mulai cemas dan mencarinya, tak lama kemudian terlihat Fauzi (korban) dalam keadaan kejang-kejang diatas ban yang dinaikinya hingga jatuh ke perairan waduk tersebut
Atas jatuhnya korban, M Junaidi dan teman yang lain berupaya menolong korban tapi tidak berhasil, lalu melaporkan ke petugas Waduk Bajulmati yang kemudian diteruskan ke BPBD Situbondo, Polsek Banyuputih, dan Basarnas Banyuwangi,”terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Situbondo, Zainul Arifin, Sabtu 19 November 2022.
“Dengan adanya laporan tersebut, anggota gabungan BPBD Situbondo, Polsek dan Koramil Banyuputih, dan Basarnas Banyuwangi, langsung bergerak melakukan pencarian korban, Sabtu pagi mulai pukul 10.00 WIB. Pencarian dengan menyisir waduk menggunakan perahu karet dan penyelaman di lokasi dimana korban jatuh
“Setelah pencarian dilakukan, tim gabungan BPBD Situbondo, Polsek dan Koramil Banyuputih, dan Basarnas Banyuwangi menemukan tubuh korban di kedalaman lima meter dari permukaan air dengan kondisi sudah meninggal dunia,” sampai Zainul
Selanjutnya, Jenazah korban dibawa ke RSUD Asembagus untuk di otopsi, ternyata korban tidak ada unsur penganiayaan, kemudian janazah dibawa keluarganya ke Bondowoso untuk dimakamkan,”tuturnya”(mito)