LINTASMATRA.COM
Malang -Batituud Koramil 0818/33 Bumiaji, Pelda Abdul Kadir, dan Babinsa Bumiaji, Sertu Makroji, menghadiri kegiatan selamatan desa yang menghidangkan Jenang Suro (Bubur Suro). Kegiatan bertajuk “Mbubur Sengkolo Umbul Dungo” ini diselenggarakan di Area Balai Desa Bumiaji sebagai wujud pelestarian budaya Jawa dan menyambut tahun baru Islam. (20/07/2024)
Acara selamatan desa yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat ini menjadi momentum penting untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur. Jenang Suro, sebagai sajian khas dalam acara ini, memiliki makna simbolis yang mendalam. Bubur ini dibuat dengan berbagai bahan yang melambangkan harapan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga desa.
Pelda Abdul Kadir dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya yang kita miliki. Semoga acara ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di antara warga Bumiaji.”
Sertu Makroji menambahkan, “Dengan adanya kegiatan seperti ini, generasi muda dapat mengenal dan mencintai warisan budaya mereka sendiri. Ini adalah bagian dari identitas kita yang harus dijaga.”
Selain upacara tradisional dan penyajian Jenang Suro, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan desa. Semua pihak yang hadir tampak antusias dan penuh semangat dalam mengikuti setiap rangkaian acara.
Kegiatan “Mbubur Sengkolo Umbul Dungo” di Bumiaji ini diharapkan dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda tahunan desa. Dengan demikian, tradisi Jawa yang kaya akan nilai-nilai luhur dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.(Ratri)