LINTASMATRA.COM
Malang – Desa Sumberpetung di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, menjadi saksi dari sebuah acara yang penuh berkah dan keagungan, yaitu **Haul Akbar Bujuk Madin** yang diadakan oleh keluarga besar Bapak Salim. Acara ini berlangsung di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Cungkal, dan dihadiri oleh banyak jamaah yang sangat antusias, pada Rabu 16/10/2024.
Acara ini dimeriahkan oleh **Sholawat Nariyah Indonesia**, yang dipimpin oleh para tokoh agama terkemuka, termasuk Gus Dhofir Abdullah dan Gus Zaini, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sempol. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana, di mana para jamaah bersama-sama melantunkan sholawat dengan penuh penghayatan.
Habib Mustofa dan Habib Mukhsin Ba’abud, dua sosok yang dikenal dengan suara merdu mereka, juga turut memeriahkan acara dengan melantunkan sholawat-sholawat yang menggugah jiwa. Suara mereka yang merdu dan penuh penghayatan membuat para jamaah terhanyut dalam suasana spiritual yang mendalam.
Acara ini bukan hanya sekadar peringatan haul, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antar warga desa dan pengunjung dari luar. Dengan semangat kebersamaan, para jamaah saling berbagi cerita dan pengalaman, menjadikan suasana semakin hangat dan akrab.
Dalam sambutannya, Bapak Salim mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran semua tamu undangan dan berharap acara ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat iman dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi sholawat sebagai bagian dari budaya masyarakat yang harus dilestarikan.
Acara Haul Akbar Bujuk Madin ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperingati jasa-jasa para pendahulu, tetapi juga mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai tradisi keagamaan yang telah diwariskan. Dengan semangat yang tinggi, masyarakat Desa Sumberpetung berkomitmen untuk terus melestarikan nilai-nilai luhur ini dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berakhirnya acara, para jamaah pulang dengan hati yang penuh kebahagiaan dan harapan, serta semangat baru untuk terus beribadah dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Haul Akbar ini menjadi bukti nyata bahwa sholawat dan tradisi keagamaan dapat menyatukan hati dan jiwa masyarakat dalam bingkai cinta dan kasih sayang.(Ratri)
Liputan. : Ratri
Publisher : Ratri