By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Cari
Entertainment
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Reading: Isu Korupsi Telah Dimanfaatkan untuk Penyebarluasan Paham Radikal Terorisme
Share
Font ResizerAa
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Font ResizerAa
  • Kabar Daerah
  • Kabar TNI
  • Kabar Polisi
  • Kabar Pemerintahan
  • Dewan Redaksi
  • Kontak Kami
Cari
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Follow US
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Lintas Matra - Media Online Nasional > Blog > Jakarta > Isu Korupsi Telah Dimanfaatkan untuk Penyebarluasan Paham Radikal Terorisme
Jakarta

Isu Korupsi Telah Dimanfaatkan untuk Penyebarluasan Paham Radikal Terorisme

Last updated: 1 Agustus 2019 17:20
Hariyanto SH
Share
2 Min Read
SHARE

LINTASMATRA.COM – JAKARTA. Direktur Pencegahan BNPT, Brigadir Jenderal (Pol) Hamli, menyebut penyebarluasan paham radikal terorisme masih terus terjadi di tengah masyarakat. Sejumlah hal turut dijadikan sarana, di antaranya isu penanganan korupsi. Hal itu dikatakan Hamli saat menjadi pemateri utama di kegiatan Dialog Perempuan Agen Perdamaian yang diselenggarakan oleh BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DKI Jakarta, Kamis (1/8/2019).

“Yang paling banyak ditemukan adalah seruan bahwa di Indonesia masih banyak terjadi korupsi, solusinya adalah mengubah Indonesia menjadi negara syariah,” ungkap Hamli. Korupsi dan terorisme, lanjut Hamli, sejatinya tidak memiliki keterkaitan satu dengan lainnya secara langsung. Karena itu alasan menjadikan Indonesia sebagai negara syariah bukanlah solusi untuk mengatasi korupsi.

“Negara kita sudah memiliki dasar yang sudah sama-sama kita sepakati, yaitu Pancasila. Kita jangan terjebak pada ajaan menegakkan syariah sebagai kedok penyebarluasan paham radikal terorisme,” tandasnya. Dalam paparannya Hamli juga mengungkapkan hal-hal lain yang menjadi sarana penyebarluasan paham radikal terorisme, yaitu solidaritas komunal. Penggambaran situasi buruk di negara-negara mayoritas berpenduduk Muslim yang dibarengi dengan dorongan ikut merasakan penderitaan, adalah bentuk-bentuk solidaritas yang berpotensi disusupi paham radikal.

“Bahwa kita ikut prihatin dengan kondisi saudara-saudara kita adalah kewajiban. Tapi ikut berperang dengan dalih jihad adalah keputusan yang tidak tepat,” ujar Hamli. Untuk bisa terhindar dari penyalahgunaan beberapa hal yang dijadikan sarana penyebarluasan paham radikal terorisme tersebut, Hamli mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuannya. “Penguasaan pengetahuan yang bagus adalah kunci masyarakat bisa membentengi dirinya sendiri, membentengi keluarga, dan lingkungannya,” pungkasnya. Tipu Daya Isu Syariah Eks Anggota Negara Islam Indonesia, Sutisna, yang juga menjadi salah seorang pengurus FKPT DKI Jakarta, sepakat dengan beberapa hal yang disampaikan oleh Direktur Pencegahan BNPT. Pengalamannya menunjukkan isu syariah memang dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok penyebar paham radikal terorisme. “Setelah tujuh belas tahun akhirnya saya sadar, bahwa janji-janji itu hanya propaganda. Untuk itu saya mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, mari waspada dengan segala janji-janji yang dikekas dengan isu syariah,” kata Sutisna. [shk/shk]


You Might Also Like

Apresiasi KKP Kirim 1.142 Taruna untuk Percepatan Penanganan Dampak Bencana di Sumatera

Kemenko Polkam Fokus pada Ancaman Hibrida di Tengah Dinamika Global

PERINGATAN HANI 2025: MEMUTUS RANTAI PEREDARAN GELAP NARKOBA MELALUI PENCEGAHAN, REHABILITASI, DAN PEMBERANTASAN MENUJU INDONESIA EMAS 2045

25 Juni 2025

Perkuat Daya Saing Indonesia, APINDO dan IASE Luncurkan Pelatihan Bersertifikat Australia

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article Lantamal V Menerima Kedatangan Kaprang USNS Fall River Dalam Rangka Latma Carat (Cooperation Afloat Readiness And Training) Th. 2019
Next Article BNPT : Perempuan Harus Jadi Agen Perdamaian, Bukan Korban Narasi Kekerasan dan Teror
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Follow US
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?