Pemdes Rejoso Lor Gelar Pengajian Umum Dalam Rangka Selamatan Desa dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1090 Tahun 2019

0

LINTASMATRA.COM – PASURUAN – REJOSO. Dalam rangka selamatan Desa Rejoso Lor dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1090, Pemerintah Desa (PEMDES) Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur menggelar pengajian umum, Kamis malam (19/9/2019) sekira pukul 08.00 WIB.

Acara pengajian umum ini merupakan kegiatan puncak acara dalam rangka selamatan desa, setelah sebelumnya untuk memeriahkan ritual desa tersebut Pemdes Rejoso Lor juga menggelar khotmil Alquran di masjid, musholah dan langgar serta pawai / karnaval.

Acara yang diselenggarakan di halaman Masjid Roudlotul Muttaqin Desa Rejoso Lor dihadir oleh Almukarom KH. Said Holil, Muktar Abdul Rohim, KH Adha Wahab, Camat Rejoso Komari SH, Kapolsek Rejoso AKP Bambang, Danramil 0819/Rejoso, Ketua MWC NU Adnan, Kepala Desa Lor Robert, perangkat desa, BPD, LPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT, RW, dan ratusan warga masyarakat Desa Rejoso Lor yang sangat antusias hadir.

Bacaan sholawat nabi di lantunan group musik albanjari oleh santri – santri muda dari warga Desa Rejoso Lor menemani para undangan yang hadir sambari menunggu acara dimulai.

Kemudian acara dibuka dengan bacaan surat alfateha dirangkai dengan pembacaan istigotsha dan tahlil yang dipimpin ustad Khosim Musta’in.

Dalam kata sambutannya Kepala Desa Rejoso Lor Robet menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat Rejoso Lor yang mau di ajak bersyukur melalui momen ritual selamatan desa. Dikatakan oleh Camat Rejoso Komari SH dalam sambutannya mengatakan kita harus senantiasa bersama – sama mensyukuri melalui dzikir dan istigotsah, maka segala kenikmatan yang kita terimah, kita harus bersyukur.

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan pesan dari Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf tentang “Program Wakmujidin” agar anak – anak disekolahkan di Madarasah Diniyah, TPQ dan kepada para orang tua agar mendampingi putra – putrinya belajar dan mematikan TV saat mereka sedang belajar.

Usai sambutan acara di lanjutkan dengan mauidho hasanah, mauidhotul husna yang pertama disampaikan oleh Bu nyai Malihatus Subhiyah dimana pada isi tauziahnya intinya memperbanyak rasa bersyukur dan berdzikir, dengan banyak bersyukur dan berdzikir kita akan senantiasa mudah mengingat Allah SWT, taat dan beriman kepada NYA.

Mauidhotul husna berikutnya disampaikan oleh Almukarom Gus Adha Wahab yang inti ceramahnya menyampaikan agar jamaah yang hadir pada pengajian umum memperbanyak sholawat. Masih Gus Adha Wahab menyampaikan 6 pesannya jangan pilih – pilih berbuat kebaikan, jangan melakukan maksiat karena mengundang murka Allah SWT, Allah merahasiakan malam lailatul qodar, Allah merahasiakan wali – wali NYA, Mati itu rahasia Allah SWT dan ada sholat yang terbaik dari lima sholat wajib ini juga rahasia Allah SWT.

Doa penutup oleh Gus Muktar Adul Rohim mengakhiri puncak acara ritual selamatan desa dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1090 tahun 2019. (Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.