Pewarta : Armito LM / Razaq LM.
LINTASMATRA.COM. – SITUBONDO. Untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona Covid-19. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan maklumat mengimbau semua masyarakat Indonesia agar menghindari keramaian.
Hal yang sama Gubernur Jawa timur,”Khofifah Indar Parawansa, memohon agar masyarakat tidak mengadakan kegiatan yang bersifat mengundang keramaian, meskipun sudah diprogramkan sejak awal agar ditunda dulu.” Tutur Khofifah.
Akan tetapi untuk Pengajian umum Peringatan Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di Desa Duwet, Kecamatan Panarukan tetap dilaksanakan yang dihadiri ribuan jamaah dengan tempat duduk tidak sampai 1 meter.” Senin malam (23/3/2020).
Dalam pengajian tersebut dihadiri Bupati Situbondo,” H.Dadang Wigiarto,SH. Kemudian Bupati Dadang mendapat sorotan masyarakat karena tidak sportif dalam penyampaiannya bahwa Situbondo sudah masuk Siaga Darurat 1.

Olehnya, Bupati Dadang jelas membingungkan masyarakat Situbondo atas datangnya di acara keramaian di desa Duwet, meskipun acara Pengajian umum Peringatan Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sedangkan Polres Situbondo selalu operasi ditempat keramaian disuruh pulang kerumahnya masing-masing.
Ironisnya, Bupati tidak mengindahkan Maklumat Polri dan Gubernur Jatim, sementara masyarakat jangan menghadiri keramaian, untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona Covid-19.
Bukannya Bupati Dadang sendiri mengatakan bahwa Situbondo sudah masuk siaga darurat 1 (23/3) malah malam harinya Bupati menghadiri pengajian umum dalam rangka Isro’ Mi’raj di Desa Duwet, Kecamatan Panarukan.