Pewarta : Mito LM / Razaq LM.
LINTASMATRA.COM – SITUBONDO. Dengan terpasangnya ribuan baleho/benner Bakal Calon Bupati Situbondo, Karna Suswandi, di berbagai pelosok dan Desa di 17 Kecamatan sebagian dirusak oleh orang tidak dikenal ( OTK )” 24/3/2020
Adapun pantauan awak media bener yang sudah terpasang terlihat di berbagai penjuru baik di pelosok dan desa mulai dari ukuran 1 X 2 , 2 X 3, juga 3X13, sudah terpasang dengan rapi.
Sementara yang sudah terlihat memasang benner ada 3 kandidat Bacabup Situbondo, 2 Orang sama-sama dari ASN, 1 Orang dari Independent.”terangnya.

Ironisnya dari tiga Bacabup hanya satu Bener yang dirusak oleh Orang Tidak Dikenal ( OTK ), ia Baleho/Bener, Bung Karna, mulai dari ukuran 2×3, dan 3×4, sengaja dirusak oleh tangan-tangan jahil ( OTK ) diduga menggunakan benda tajam.
Sebetulnya banyak orang melihat waktu perusakan di malam hari, ada yang mengendarai motor juga pakai mobil, hanya saja tidak sempat menegur sebab pelaku cepat kabur dan diduga pakai sajam sepertinya sudah terkoordinir.” terangnya
Saat di konfirmasi terkait hal ini, Bacabup Situbondo,” Bung Karna, menyampaikan memang betul benner saya ada yang merusak, namun dia tetap menyerukan kepada seluruh relawan dan simpatisan untuk tetap Ikhlas dan berfikiran positif.
“Selanjutnta, kata Bung Karna Itu ujian buat kita semua dan tentunya benner yang dirusak akan saya tambal sulam untuk yang rusak fatal akan saya ganti yang baru.” Ucap Bung Karna.
“Konfirmasi terpisah, dengan aktivis Situbondo, (sebut saja AT) atas perusakan benner tersebut itu sebagian perjalanan politik yang ada, apalagi sementara poling terkuat Bung Karna, bukannya kamu sendiri bisa mengertikan,”ucap AT.
Hanya saja harapan kita semua, setelah Paslon sudah mendaftar di KPU agar betul – betul menjalankan aturan sesuai PKPU yang ada, baik KPU, Banwaslu, dan Panwascam.
Dijelaskan, jangan sampai Pilkada terulang kembali seperti kejadian tahun 2015, bermula dari yang kecil , kemudian waktu kampanye damai mobil Paslon ( Hafass ) di dorong-dorong oleh segerombolan di pertigaan Mesjid Klatakan bahkan dengan ucapan jorok pada Kiai Ra Hamid padahal Beliau keturunan Ulama besar.” jelasnya.