LINTASMATRA.COM-PASURUAN.
PANDAAN- Danramil 0819/18 Pandaan Kapten Kav Nasrokin Bersama Babinsa Banjarsari dan Tim PPKM Mikro Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan melaksanakan giat monitoring Sosialisasi PPKM Berbasis Mikro yang Dilaksanakan di Aula Balai Desa Banjarsari Kecamatan Pandaan . Jum at (26/03/2021)tepat pukul 20,30 WIB.
Sosialisasi PPKM mikro terus dilaksanakan di tiap tiap Desa khususnya di daerah Kecamatan Pandaan guna untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 terus di laksanakan oleh pemerintah. Penerapan PPKM perlu ditingkatkan tujuan dan pemahamannya di tengah tengah masyarakat, karena Ketua RT dan RW sebagai Ujung tombak di masyarakat/lapangan.
Dalam acara tersebut di hadiri oleh
1.Kapten Kav Nasrokin ( Danramil Pandaan )
2. Yudianto SH, MM ( Camat Pandaan )
3. Nujum ( Pj kades Banjarsari )
4. Amir sekdes ( Banjarsari)
5. Bripka Karim ( Bhabinkamtibmas Ds. Banjarsari )
6. Serda Arifidin( Babinsa Ds. Banjarsari)
7.Malik ( kasi trantip kec pandaan )
8.Novi ( Bidan Ds Banjarsari)
9. Arif (Pendaping desa Banjarsari)
10. Bapak / Ibu Perangkat Dan Para Kasun Se Desa. Banjarsari Kec. Pandaan,kurang lebih 50 orang yang hadir,dan menerapkan protkes.
Karena Kap Kav Nasrokin baru pertama kali masuk ke Desa Banjarsari,Nasrokin memperkenalkan diri pada masyarakat dalam penyampaian nya di acara tersebut,dan sedikit bercerita pengalaman terkait kegiatan operasi yustisi yaitu bercerita orang orang yang melanggar akan tidak patuh pada protkes,dan pelanggaranya.

Danramil Pandaan tanpa henti mengatakan pada masyarakat,”ayo kita terus menerapkan protokol kesehatan(Protkes), dan membiasakan diri menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas.”ucap Danramil
Masih Danramil menambahkan,”kegiatan yang dilaksanakan ini mengacu PPKM berskala mikro. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan bisa sadar dan mematuhi protokol kesehatan
“Sosialisasi PPKM berbasis mikro kami lakukan sampai tingkat RT. Harapannya bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat sampai daerah yang terpencil. Sebab warga pelosok banyak yang menganggap biasa terkait Covid-19, sehingga keluar rumah jarang pakai masker,”tutup Danramil
pewarta:mbon/hans/ san