LINTASMATRA.COM-PASURUAN.
BANGIL, Warga keluhkan mahalnya biaya pemakaman Covid 19 di Taman Pemakaman Umum ( TPU ) yang terletak di wilayah Gempeng Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan atau yang lebih di kenal TPU Segok Bangil, Ahli waris mau tidak mau harus keluarkan uang sebesar 3 juta untuk biaya pemakaman.
Khorul Anam, salah satu ahli waris ketika bapaknya di nyatakan positif Covid 19 setelah beberapa hari di rawat di Rumah Sakit Bangil, dirinya merasa kaget setelah ayahnya di kebumikan di TPU Segok Bangil ia di mintai uang sebesar 3 juta oleh petugas pemakaman dengan alasan untuk biaya pemakaman, meski merasa berat dan harus mencari hutangan ketetangga tetap saya membayarnya. Senin (05/07/2021)
“Mahal mas biasaya kalau orang meninggal yang di makamkan di TPU Segok Bangil biayanya hanya kisaran 400 ribu sampai 500 ribu paling mahal ini kok mencapai 3 juta,” ujarnya kepada awak media.
Senada apa yang dikatakan Wahyu ia di mintai uang sebesar 3 juta setelah adiknya yang di nyatakan meninggal dunia karena positif Covid 19
“Ya benar saya di suruh mengeluarkan uang sebesar 3 juta namun saya menolaknnya karena saya tidak mempunyai uang sebesar itu, akhirnya saya di bantu warga Gempeng berinisiatif menggalinya sendiri,” terangnya.

Hal ini juga di benarkan Kepala Kelurahan Gempeng Kecamatan Bangil, Arfian ia juga pernah di mintai uang sebesar 4 juta oleh petugas pemakaman TPU Segok Bangil yang bernama Mahmud, ketika salah satu warganya meninggal akibat Covid 19 tapi ia juga menolaknya karena nilainya terlalu besar di batas kewajaran,” ungkapnya kepada awak media.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Heru saat di mintai konfirmasi awak media akan keresahan warga mengenai mahalnya biaya pemakaman di TPU Segok Bangil, sayang kantor DLH Kabupaten Pasuruan sedang ada Lock Down.
“Mohon maaf mas kami sedang ada Lock Down, silahkan besok datang lagi,” ujarnya ke awak media.
Bersambung . . . . . . . .
Pewarta : Mbon/Han