LINTASMATRA.COM-PASURUAN.
PANDAAN – Adalah Wahyu Wibowo, kepala Pasar Wisata Cheng Hoo terus berupaya menyelesaikan kasus penjualan durian kosong atau durian bekas di tempatnya. Tidak hanya mengungkap pelakunya, pengelola juga memberikan ganti pada warga yang membeli durian kosong beberapa waktu lalu.
Wahyu Wibowo, pengelola Pasar Wisata Cheng Hoo mengatakan, pihaknya tidak hanya mencari oknum penjual durian yang menjual durian bekas. Namun, juga mencari pembeli yang jadi korban.
Diketahui, korban adalah KD, 27, ibu rumah tangga asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Begitu identitas korban diketahui, pengelola pun langsung mendatangi rumah korban. Kemudian memberinya 50 buah durian sebagai ganti.
“Sesuai janji, kami mendatangi korban ke rumahnya Jumat (18/2) siang, sekaligus memberi 50 durian. Ini sebagai ganti dari durian kosong yang dibelinya,” terang Wahyu.
KD, menurutnya bercerita, dirinya membeli durian kosong pada Selasa (8/2), pukul 17.30. Kala itu, KD bersama rombongan pulang berwisata dari Batu. Mereka lantas transit lebih dulu di Pasar Wisata Cheng Hoo.
Sebelum pulang, korban lebih dulu membeli durian pada seorang pedagang durian di tempat itu. Dia membeli tiga buah durian seharga Rp 50 ribu. Sesampainya di rumah, durian dibuka. Yang pertama masih muda dan tidak bisa dimakan. Yang kedua, kosong.
KD lantas merekam durian yang ketiga saat dibukanya. Ternyata durian yang ketiga isinya juga tidak ada. Rekaman video itu lantas viral di medsos. “Informasi dari korban, video ini dibuat dan akhirnya menjadi viral di medsos. Tujuannya agar pengunjung berhati-hati membeli durian di Pasar Wisata Cheng Hoo. Sekarang semuanya sudah clear,” bebernya. ( dia/ine/tim )