LINTASMATRA.COM-PASURUAN.
PASURUAN –Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkab Pasuruan terus meningkatkan dan mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar Kamis (23/3) mendatang. Jumat (11/3) lalu, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), pemkab Pasuruan sukses menggelar simulasi pemungutan suara Pilkades 2022.
Simulasi sendiri digelar di Balai Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji. Menurut Plt Kepala DPMD, Bakti Jati Permana, simulasi mengacu pada aturan yang sudah ditentukan di Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 24 Tahun 2021.
“Kami peragakan secara detail mulai dari kesiapan personel panitia, pengamanan, pemungutan suara, penghitungan suara dan tentunya yang tak kalah penting adalah penerapan prokes karena masih di masa pandemi,” jelas Bakti.
Dari pantauan di lapangan, penerapan prokes dimulai dari penyemprotan disinfektan di area TPS. Kehadiran pemilih ke lokasi TPS juga harus melalui cek suhu tubuh dan melewati bilik disenfektan yang sudah disediakan. Kemudian ruang tunggu pemilih juga ditata jaraknya sehingga tidak menimbulkan kerumunan.
Bakti menambahkan, dalam simulasi ini juga diperagakan apabila ditemukan kasus-kasus tertentu. Di antaranya apabila ada pemilih dengan suhu diatas batas normal dan pemilih penyandang disabilitas. Jika ada, maka panitia sudah mempersiapkan langkah-langkah pelayanannya.
“Pemkab Pasuruan juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada instansi-instansi baik pemerintahan maupun swasta. Isinya, agar instansi-instansi tersebut bisa mendukung pelaksanaan Pilkades dengan memberikan dispensasi bagi karyawan yang masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) bisa diberikan dispensasi menggunakan hak pilih mereka saat hari-H pilkades mendatang,’’ tambah Bakti. ( dia/ine/tim )