Di Duga Pengembang Kavling Green Pandaan Terlibat Mafia Tanah.

LINTASMATRA.COM-PASURUAN.

PANDAAN- Pengembang tanah kavling Diduga terlibat dengan adanya Mafia tanah pada proyek tanah kavling yang berada di wilayah Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan yang bernama Green Pandaan.

Di mana tanah ini dulunya pernah sempat menjadi sengketa antara tujuh pewaris dengan Perangkat Desa,dan kini kembali menuai masalah lagi , dan diketahui, sampai saat ini pengembang Green Pandaan masih belum mempunyai izin terkait Izin Perubahan Pemanfaatan Tanah (IPPT)

Walaupun tanah sengketa ini masih bermasalah, dan tanah yang diakui nya masih dalam kepengurusan IPPT , namun pihak pengembang masih berani memasarkan tanah kavling tersebut.

Menurut penuturan pengembang tanah kavling Green Pandaan, yang bernama Mohammad Hasan Bisri ,”bahwa dirinya masih mengurus izin. Karna sebelumnya Izin Perubahan Pemanfaatan Tanah (IPPT) masih belum diurus olehnya karena adanya bersinggungan dengan Pemerintah Desa.

“YA!! ini saya lagi mengurus surat izin IPPT. Pihak kami merasa kesulitan saat mengurus izin karena bersinanggungan dengan Pemerintah Desa,jadi Izinnya masih belum keluar karna masih meninggalkan permasalahan sebelumnya. Alhasil izin IPPT masih belum kami pegang,”kata Hasan saat kami konfirmasi via Pesan singkat Whatsaap Pada hari Senen(27/06/2022)

“Menanggapi hal tersebut Sofyan selaku Ketua LSM Rumah Hijau Kabupaten Pasuruan mengatakan,” sebenarnya berdasarkan SK Gubernur luas tanah ex tanah pengairan yg sekarang menjadi hak ahli waris adalah 1500 M2 setelah dikembangkan menjadi tanah kavling berubah luasnya menjadi 3000 M2, jelas ini ada upaya manipulasi terhadap SK gubernur, ada mafia tanah dalam kasus tanah kavling milik Green Pandaan tersebut.

Dan langkah selanjutnya lembaga kami akan segera melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Surabaya, tidak hanya kasus mafia tanah tapi juga pada kasus Tipikor karena menyangkut asset tanah negara , untuk itu Kejati Jatim harus segera mengungkap dan menangkap aktor dalam kasus mafia tanah tersebut serta untuk tidak segan-segan memenjarakan oknum pengembang tanah kavling Greenn Pandaan ” ujar Sofyan. Bersambung ( MET )

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.