LINTASMATRA.COM-PASURUAN.
REMBANG-Lagi lagi beberapa Pemuda Dusun Krajan Desa Orobulu Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan ,yang tergabung dalam komunitas ASSASSIN_OFFICIAL, gotong royong membersihkan saluran sungai serta lingkungan sekitar yang berada di sekitar Dusun Krajan, pada Minggu pagi (13/11/2022).
Gotong Royong tersebut masih inisiatif dari para pemuda sendiri guna menciptakan sadar akan pemeliharaan dan kecintaan lingkungan sekitar.
Seperti dalam pemberitaan sebelumnya bahwa para remaja ini akan melakukan Kerja bakti pembersihan saluran sungai secara rutin pada setiap sungai ini terlihat kotor, dan giat gotong royong akan dilakukan ditempat yang dirasa memang butuh di bersihkan.
Kegiatan yang dilakukan oleh pemuda ini berselang dua minggu,dimana yang sebelumnya pun dilakukan pada saat hari libur ,kali ini Kerja bakti di Gagasi oleh seorang tokoh agama yang ada dilingkup Dusun Krajan. yaitu Habib Mahdi.

Habib Mahdi mengatakan pada awak media,”Aksi kerja bakti bersihkan saluran sungai guna mengantisipasi adanya banjir dan intinya adalah kebersihan.Seperti dalam Hadist bahwa Kebersihan sebagian dari Iman.jadi apa yang dilakukan para pemuda ini ialah sebagian dari Iman.”ungkap Habib
Sambung, Mahdi “Dikarena kan sekarang lagi di musim penghujan.Saya sangat mendukung apa yang dilakukan para remaja remaja Krajan, Selain mengantisipasi adanya banjir dan mereka mereka ini secara tidak langsung memberikan contoh pada pemuda lainnya,untuk kecintaan pada lingkungan sekitar.”jelasnya
Lanjut Habib ,”Pentingnya Menjaga Kelestarian Lingkungan Menjaga dan melestarikan lingkungan berupa ruang hidup bersama (atau biasa dikenal dengan istilah ruang publik) sejatinya kewajiban seluruh elemen masyarakat.”imbuhnya
Masih Habib mengatakan,”Hal ini tak lain karena kenyamanan lingkungan akan dirasakan langsung oleh masyarakat itu sendiri . demikian pun sebaliknya, ketidaknyamanan pun akan berdampak dan dirasakan langsung masyarakat itu sendiri. Pada zaman seperti sekarang, kesadaran untuk menjaga lingkungan,harus dimulai dari usia usia dini, seperti yang dilakukan para pemuda Dusun Krajan.”pungkasnya