LINTASMATRA.COM-PASURUAN.
GRATI-Sehubungan dengan adanya rumor yang saat ini beredar terkait adanya seorang murid SMK Negeri 1 Grati, yang beralokasi di Jl, Raya Ngopak No.1 Dusun Kerawang Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang dikeluarkan oleh wali kelasnya bernama Linda dan guru BK (Bimbingan Konseling)
Rumor tersebut ditanggapi oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Grati, yang bernama Dra. Nining Faridah, M.Si, Bahwasanya pihak sekolah tidak pernah mengeluarkan siswa tersebut dalam pemaparannya kepada awak media saat di konfirmasi pada hari Sabtu (03/06/2023).pihaknya menyampaikan.
“Rumor yang beredar tidak benar,.Pihak sekolah tidak pernah mengeluarkan siswa tanpa ada kesesuaian yang sudah jadi peraturan yang berlaku. Saya berani menjamin bahwa sekolah sudah melakukan prosedur yang benar. Dengan anak-anak yang ada di sekolah kami, ” jelas Kepsek
Kepsek menambahkan,” Dalam kasusnya anak ini, Pihak kami tidak pernah mengeluarkan siswa ini, Memang ada beberapa kasus yang sudah terjadi di sekolah terkait anak ini beberapa kali, dari Semester 1 hingga semester ganjil kemarin Tahun 2022. Bahkan sampai ada tanda tangan surat pengunduran diri dari siswa tersebut.
“Namun, Pihak kami masih memberikan kesempatan kepada anak ini untuk bisa sekolah, karena anak ini berjanji untuk bisa menjadi lebih baik lagi. Ini adalah sebuah proses pendidikan, kami juga tidak bisa membiarkan begitu saja.Sehingga kami tetap memberi ruang kepada anak tersebut untuk bisa sekolah,” Ungkap Bu Ning
Lanjut Kepsek menuturkan ,” Kemudian berselangnya waktu dalam perjalanan, anak ini selalu mengulangi kesalahan,Dengan seringnya dia tidak masuk kesekolah para guru mengadakan posisi kunjungan ke rumah untuk mengingatkan kembali. Mengingat bentar lagi kan ada kenaikan.
“Sekali lagi saya ingatkan sampai saat ini anak ini masih Siswa kami, Kalau memang perlu pembuktian bahwa anak ini sudah dikeluarkan silahkan dibuktikan,” ucapnya
“Bahkan , dua hari yang lalu saya sudah mengirimkan wakil saya kerumahnya guna mewujudkannya anak ini untuk bisa masuk sekolah lagi , “Ayolah masuk ! nada merayu anak ini untuk bisa sekolah lagi seperti itu,” Pungkas Kepsek.(san/tim).