LINTASMATRA.COM-MALANG.
Polemik Bendungan Lahor Memanas, Warga Akan Gelar Aksi ke DPRD Kabupaten Malang”
Senin, 11 Mei 2026, pintu masuk Bendungan Lahor kembali didatangi massa dari warga sekitar. Kedatangan warga dipicu dibukanya kembali gate Bendungan Lahor oleh pihak Jasa Tirta di tengah proses hukum yang masih berlangsung terkait legalitas pungutan di kawasan tersebut.
Pembukaan gate disebut dilakukan secara sepihak dengan pengawalan aparat kepolisian dari Polres Kepanjen. Situasi sempat memanas ketika Hadi Wiyono, atau yang akrab disapa Pak Dur, mempertanyakan pihak yang memberi dukungan atas pembukaan kembali gate tersebut meski statusnya masih dalam sengketa.
Dalam video yang beredar di lokasi, Pak Dur terdengar menanyakan, “Siapa yang membackingi kalian membuka gate ini lagi, sedangkan Bendungan Lahor masih proses sengketa?”
Pertanyaan tersebut dijawab oleh penjaga gate dengan menyebut bahwa pembukaan dilakukan dengan pengawalan pihak kepolisian. Mendengar jawaban itu, sejumlah warga sontak berteriak, “Polisi lagi… polisi yang membackingi!”
Ketegangan antara aparat dan warga yang sempat terpancing emosi akhirnya berhasil diredam oleh rekan-rekan lainnya di lokasi. Setelah dilakukan mediasi singkat, gerbang Bendungan Lahor sempat kembali dibuka tanpa pungutan biaya.
Namun tidak lama kemudian, gate kembali diaktifkan saat massa mulai mundur dari depan pintu masuk. Tindakan tersebut kembali memicu ketegangan dan perdebatan panjang antara Pak Dur dengan AKP Syamsul Ilmi dari Polres Kepanjen.
Setelah mediasi yang berlangsung cukup alot, akhirnya disepakati bahwa akses Bendungan Lahor kembali digratiskan untuk sementara waktu.
Menurut keterangan warga, pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 09.00 WIB, masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi ke DPRD Kabupaten Malang. Aksi tersebut dilakukan untuk meminta bantuan dan perhatian pemerintah daerah agar polemik Bendungan Lahor segera diselesaikan dan tidak terus berlarut-larut.
Sementara itu, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib tepat pada pukul 14.30 WIB setelah situasi di lokasi kembali kondusif.