LINTASMATRA.COM – BANGLI
Tembuku – Babinsa Desa Tembuku Serda Sang Komang Teg Redana bersama aparat terkait dan masyarakat bergerak cepat menangani kejadian tanah longsor dan pohon tumbang yang terjadi di wilayah Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Senin (2/11/2026).
Kejadian pertama berupa tanah longsor terjadi di Jembatan Tembuku, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, pada jalur penghubung Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Karangasem. Longsor dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bangli.
Material longsoran menimpa tiang listrik PLN dan tiang jaringan provider serta menyebabkan sejumlah kabel ikut terdampak. Selain itu, sebagian badan jalan tertutup material longsoran sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Babinsa Desa Tembuku bersama anggota Polsek Tembuku dan aparat terkait segera melaksanakan pembersihan material longsoran. Petugas juga melakukan penataan sementara kabel jaringan WiFi dengan menggunakan bantuan bambu agar tidak mengganggu pengguna jalan.
Berkat penanganan bersama tersebut, akses jalan di sekitar Jembatan Tembuku sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Selanjutnya, dilakukan koordinasi dengan instansi terkait guna penanganan dan perbaikan jaringan listrik serta jaringan internet.
Kejadian kedua berupa pohon tumbang terjadi di bawah Puskesmas I Tembuku, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku. Pohon tumbang tersebut menutupi sebagian badan jalan akibat tingginya curah hujan.
Babinsa Desa Tembuku, Serda Sang Komang Teg Redana, bersama masyarakat segera turun ke lokasi untuk melaksanakan pembersihan dan mengevakuasi batang serta ranting pohon yang menghalangi jalan.
Melalui kerja sama dan semangat gotong royong tersebut, material pohon tumbang berhasil dibersihkan sehingga akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Babinsa Desa Tembuku, Serda Sang Komang Teg Redana, mengatakan bahwa pihaknya bersama aparat terkait dan masyarakat selalu siap bergerak cepat apabila terjadi bencana maupun gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat di wilayah binaan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat intensitas hujan tinggi. Apabila menemukan kejadian tanah longsor, pohon tumbang, maupun kondisi yang membahayakan pengguna jalan, agar segera melaporkan kepada aparat setempat sehingga dapat segera ditangani,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.IP., M.I.P., menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, termasuk dalam penanganan bencana alam.
Dandim juga mengingatkan seluruh personel jajaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi wilayah, khususnya menghadapi kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi, serta senantiasa bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.
Dengan adanya penanganan cepat dan koordinasi lintas sektor tersebut, kedua lokasi kejadian telah kembali dapat dilalui kendaraan sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya pada jalur penghubung Kabupaten Bangli dengan Kabupaten Karangasem, dapat berjalan kembali.
(Red)