LINTASMATRA.COM – BANGLI
Bangli – Dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi lintas instansi guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum, Babinsa Kelurahan Kawan Koramil 1626-01/Bangli, Serma Kadek Yudiana, bersama Pasi Intel Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Nyoman Rinun menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan uji coba (pilot project) kanal pelaporan deteksi dini SI TAMPAN JAS BERDASI (Strategi Integritas, Tanggap, Aman, Mitigasi, Preventif, Antisipatif, dan Networking, dalam Jejaring Aksi Satpol PP Berbasis Data serta Informasi), bertempat di Kantor Satpol PP Kabupaten Bangli, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Kamis (5/11/26).
Kegiatan tersebut merupakan upaya membangun sistem pelaporan yang terintegrasi melalui pemanfaatan data dan informasi, sekaligus meningkatkan kecepatan penyampaian laporan serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bangli.
Babinsa Kelurahan Kawan Serma Kadek Yudiana mengatakan, melalui kegiatan Rakor dan uji coba kanal pelaporan deteksi dini SI TAMPAN JAS BERDASI diharapkan koordinasi dan komunikasi antarinstansi semakin meningkat, khususnya dalam penyampaian informasi secara cepat dan akurat.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami siap mendukung pelaksanaan program ini melalui komunikasi dan koordinasi dengan seluruh unsur terkait serta masyarakat di wilayah binaan. Dengan adanya kanal pelaporan ini, setiap potensi permasalahan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ungkapnya.
Sementara itu, Pasi Intel Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Nyoman Rinun mengatakan bahwa pelaksanaan uji coba kanal pelaporan deteksi dini SI TAMPAN JAS BERDASI merupakan langkah positif dalam memperkuat sistem deteksi dini dan cegah dini melalui pemanfaatan data serta informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kecepatan dan ketepatan informasi menjadi hal penting dalam mendukung deteksi dini. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas serta pertukaran informasi yang baik antarinstansi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak awal dan ditindaklanjuti sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa sinergitas dan koordinasi lintas instansi merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Melalui program SI TAMPAN JAS BERDASI ini, saya berharap terbangun sistem komunikasi dan pelaporan yang semakin efektif, didukung data serta informasi yang akurat. TNI melalui aparat kewilayahan siap bersinergi dan mendukung pemerintah daerah dalam upaya deteksi dini dan cegah dini, sehingga setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi serta ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu,” tegas Dandim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Intel Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Nyoman Rinun, Kasat Intelkam Polres Bangli, Kasat Pol PP Kabupaten Bangli, Camat Bangli, Lurah Kawan, Babinsa Kelurahan Kawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawan, Trantib Kelurahan Kawan, serta anggota Satpol PP Kabupaten Bangli.
(Red)