LINTASMATRA.COM – MALANG
Kepanjen – Gelaran akbar Kanjuruhan Adiluhung Dekranasda Festival 2026 yang diselenggarakan di kawasan luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, mendapat respons positif dan pengawalan ketat dari berbagai elemen kepemudaan daerah. Aliansi Kabupaten Malang (AKM) secara kolektif menyatakan sikap dan dukungan penuh atas terselenggaranya festival multi-hari ini, yang dinilai sebagai pilar penting penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus wujud syukur menyambut Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang.
Koordinator AKM sekaligus tokoh pemuda progresif Malang Raya, Axel Kharisma, menyampaikan bahwa festival ini memegang peranan valid sebagai ruang hilirisasi dan eskalasi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kolaborasi apik bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), ajang ini bertransformasi menjadi ruang inkubasi yang memamerkan kreativitas adiluhung mulai dari kriya, kuliner khas, hingga produk unggulan seperti batik Malangan.
“Kanjuruhan Adiluhung bukan sekadar pasar malam atau seremonial tahunan. Ini adalah etalase strategis yang memiliki dampak berantai (multiplier effect) nyata bagi perputaran ekonomi mikro masyarakat bawah,” ujar Axel
Lebih lanjut, Axel juga menggarisbawahi besarnya porsi aktualisasi dan peningkatan potensi seni budaya yang digerakkan oleh generasi muda dalam rangkaian acara ini. Dari panggung pertunjukan tradisional hingga inkubasi industri kreatif modern, talenta-talenta muda Kabupaten Malang membuktikan diri mampu merawat akar tradisi dengan kemasan inovatif yang relevan di era digital.
“Kehadiran anak-anak muda, seniman lokal, dan pelaku industri kreatif di panggung festival ini adalah bukti nyata bahwa regenerasi budaya kita berjalan secara aktual, dinamis, dan produktif,” tambah Axel
Di balik kemeriahan komitmen ekonomi dan kebudayaan tersebut, AKM juga mengirimkan pesan peringatan yang sangat tajam dan tegas demi kenyamanan publik, pelaku usaha, serta stabilitas wilayah selama festival berlangsung. AKM mengingatkan agar tidak ada oknum, kelompok, maupun pihak-pihak luar tertentu yang mencoba mengusik ketertiban, mengintimidasi pelaku usaha, atau memprovokasi jalannya hiburan rakyat ini dengan tendensi negatif serta alasan-alasan yang tidak jelas.
“HUT ke-1266 Kabupaten Malang adalah momentum refleksi, persatuan, dan kebahagiaan milik seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, kami tegaskan jangan ada oknum mana pun yang mencoba mengganggu kondusivitas pesta rakyat ini dengan agenda terselubung atau mencari-cari kesalahan demi kepentingan sepihak. Iklim investasi ekonomi kreatif di Kabupaten Malang harus kita jaga bersama-sama agar elegan dan bermartabat,” tegas Axel
AKM menyatakan siap merapatkan barisan dengan elemen pemuda setempat, tokoh masyarakat, serta bersinergi penuh dengan aparat keamanan guna membentengi kawasan festival agar tetap steril dari segala bentuk gangguan kamtibmas.
AKM juga mengajak seluruh warga Malang Raya untuk berbondong-bondong meramaikan festival, mengapresiasi dan membeli produk kriya lokal, serta menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sebagai cerminan masyarakat Kabupaten Malang yang berbudaya, berdaya saing, dan adiluhung.
(Chy)