
LINTASMATRA.COM – SIDOARJO. Kampung Lali Gadget adalah sebuah kegiatan positif yang dinisiasi oleh para pemuda karang taruna Desa Pagerngumbuk yang tergabung dalam Wonoayu Kreatif. Berawal dari keresahan para pemuda ini akan ketergantungan anak anak usia belia di sekitar mereka yang terlalu ketergantungan terhadap gadget, mereka berinisiatif untuk menciptakan kegiatan bertajukkan Kampung Lali Gadget.

Hadir dalam acara tersebut kurang lebih 40 orang terdiri dari,Kasi Kepemudaan dispora jawa timur. Dr. Suswati. Beserta 3 orang, Dosen UNISA Surabaya dr. Iriana, kepala Dinas Kepemudaan Sudoarjo Joko Supriadi, Kepala Desa Pager ngumbuk Coirul Anam St.,Babinsa desa Pagerngumbuk Pelda H. M. Sugiyo, Babinkamtibmas Aipda Nuwakid, Kaur kesra ds Pagerngumbuk H.M Irfandi, Pemuda Pelopor Desa Irfandi spd, karang taruna Ds Pagetngumbuk.
Dalam sambutan kepala desa Pagerngumbuk Coirul anam St. Mengatakan Kegiatan ini sudah berlangsung sebanyak 3 kali, dilaksanakan di tiap Bulan dalam setahun. Dengan harapan besar agar dapat menjadi alternatif anak bermain dan bergembira tanpa harus bergantung terhadap Gadget Terdapat 3 elemen peserta yang akan mengikuti kegiatan.
Yaitu relawan dari komunitas positif Sidoarjo, murid SD di Sidoarjo dan sektarnya, serta walimurid itu sendiri. Para peserta akan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok anak bermain yang akan ditemani dengan fasilitator dari relawan, dan kelompok orang tua yang akan diberikan seminar parenting untuk menambah wawasan orang tua tentang cara terbaik mendidik anak Relawan untuk gelar ketiga ini, terkumpul dari komunitas komunitas kreatif yang terdapat di Sidoarjo, mulai dari Wonoayu Kreatif, Info Darjo, Janjukers Sidoarjo, Darjo Club, Earth Hour sampai Sidoarjo Creative. Semuanya berkolaborasi bersama untuk menciptakan sebuah kegiatan yang luar biasa, bersama dari pemuda untuk Sidoarjo.
Kegiatan dari pemuda kreatif desa Pagerngumbuk – Wonoayu Sidoarjo bisa dijadikan bagian dari pergerakan baik sebagai relawan maupun donatur. Cukup dengan menghubungi kontak para komunitas dan dengan lahan kosong dan teduh. Peserta akan diajak bermain membuat ketapel, bermain patil lele, betengan, menanam di sawah, memasak bersama hingga bermain gamelan dan wayang. Tentunya para peserta akan merasakan pengalaman luar biasa yang tak akan terlupakan selama 1 hari kunjungannya di Kampung Lali Gadget ungkapnya (ES/Arfn).