LINTASMATRA.COM – PAPUA.
Pandemi virus Covid-19 masih menjadi keresahan saat ini sedang melanda berbagai negara. Virus Covid-19 dapat berada dimana saja tanpa kita ketahui. Penyebaran virus Covid-19 dapat melalui kontak langsung maupun tidak langsung, dengan manusia atau benda yang terinfeksi.
World Health Organization (WHO) mengeluarkan himbauan mengenai upaya pencegahan Covid-19, salah satunya yaitu mencuci tangan mennggunakan sabun dan air, atau biasa disebut CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun).
Dalam upaya pencegahan virus Covid-19, lima Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) yang tergabung dalam kelompok PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) yang melaksanakan kegiatannya di Kampung Wambes (Papua) ikut berkontribusi dalam memberikan edukasi tentang pentingnya cuci tangan dengan air dan sabun.
Kegiatan edukasi tentang CTPS yang dilakukan PMM Wambes, dimulai dengan pembuatan dan penempatan tempat cuci tangan di tempat umum, hal ini agar masyarakat sekitar ingat tentang pentingnya CTPS. Selain itu, mereka juga melakukan sosialisasi langkah-langkah cuci tangan dengan benar pada masyarakat dan anak-anak Kampung Wambes, tepatnya pada 28 Agustus 2020.
“Cuci tangan dengan sabun selama 20 detik sangat efektif dalam membunuh virus dan kuman yang berada di tangan. Oleh karena itu cuci tangan pakai sabun sangat penting dalam upaya pencegahan penularan dari virus Covid-19. Mari kita selalu cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas”, ujar Divanti selaku koordinator kelompok PMM UMM Wambes.
Kelompok PMM UMM Wambes juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar tidak menyentuh wajah sebelum mencuci tangan, karena penularan virus Covid-19 adalah melalui mukosa mulut, hidung dan mata.
Selain memberikan edukasi tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun PMM UMM Wambes juga melakukan edukasi tentang Covid-19 dan New Normal berupa poster yang ditempelkan di tempat-tempat umum dan beberapa rumah warga. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan aturan normal baru.