LINTASMATRA.COM-JEMBER.
JEMBER – Memilukan, Nenek Legiyem warga Desa Kepanjen ŔT.02-RW.10. Kecamatan Gumuk Kabupaten Jember hidup sebatang kara tinggal di gubuk reot setelah ditinggal anaknya meninggal dunia.”2/8/2021
Kisah pilu hingga saat ini masih banyak merundung pada dirinya namun sebagian besar warga di sekitar rumah merasa iba pada nenek Legiyem dalam menjalani hidup dalam kemiskinan.
Nenek Legiyem punya dua anak hanya satu orang yang kumpul sama mereka, satunya berkeluarga tapi rumahnya berjauhan, sekarang nenek Legiyem tinggal sendirian.
Atas penelusuran awak Media Lintasmatra.com. nenek Legiyem hidupnya menunggu uluran tangan orang-orang yang peduli pada dirinya khususnya tetangga terdekat untuk menyambung hidup.
Sementara atas penuturan Nenek Legiyem kepada awak Media Lintasmatra.com. dirinya hanya satu kali pernah menerima Bantuan Sosial ( Baksos ) berupa beras dari Ketua RT, Sugito setelah itu hilang entah kemana.
Harapannya Nenek Legiyem, terhadap Pemerintah Kabupaten Jember baik melalui Dinas terkait agar menjadi pemikiran untuk mendapat bantuan sesuai program pemerintah daerah/pusat.
Begitu juga agar mendapat tempat tinggal yang layak berupa RTLH baik program Dana Desa ( DD ), Program Kabupaten Jember, atau Bantuan bedah rumah dari Kodim 0824 Jember.” harapnya.*(S.Dion)