LINTASMATRA.COM-PASURUAN
PASURUAN-Pemilik toko bangunan Dunia Pasir Raci bernama Nurul Aini (40) menjadi korban pencurian yang diduga dilakukan oleh 2 pelaku. Tempat kejadian dirumahnya yang berlokasi di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Seperti yang diketahui kawanan maling tersebut menyatroni toko bangunan dan membawa uang kisaran sebesar Rp 30 juta dan sebuah handphone yang diembat oleh pelaku.
Kejadian tersebut terjadi pada Minggu dini hari (25/06/2023) bulan lalu. Korban melaporkan pada esok harinya ke Polsek Bangil setelah mengetahui uang untuk membeli hewan kurban di dalam laci, lenyap digondol maling. Dengan menyerahkan alat bukti berupa soft copy CCTV yang diambil dari rumahnya guna untuk mempermudah penyelidikan kepolisiaan pada kejadian tersebut terjadi.
Dalam kasus pelaporan pencurian yang sudah berjalan hampir sebulan ini, dikarenakan belum ada perkembangan apapun oleh pihak kepolisiaan. Korban bersama Ormas Pemuda Pancasila mendatangi Polsek Bangil guna meminta kejelasan perkembangan atas pelaporannya. Senin (17/07/2023).
Nurul Aini saat di wawancarai mengatakan, ” Memang benar, rumah saya kemalingan. Posisi saya dan suami juga anak pada waktu itu sedang tidur lelap sekira pukul 03.17 Wib (pagi),” kata Umik sapaan akrabnya
“Dua maling itu masuk rumah memanjat dinding belakang dengan menggunakan tangga belakang yang sudah disediakan oleh pelaku waktu itu,” lanjutnya saat menceritakan ke awak media.
Lanjut Umik memaparkan,” Kemudian dua pelaku pencuri masuk rumah dan toko kami dengan berhasil membawa lari sejumlah uang sebesar 30 juta dan 1 buah hp yang sudah terekam CCTV. Lalu, kami langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangil. Dengan menyerahkan alat bukti berupa soft copy CCTV untuk mempermudah penyelidikan kepolisiaan, ” tambahnya
Terbilang hampir sebulan ini, dikarenakan belum ada kabar tertangkapnya pelaku dari kepolisian dan menurut kami terkesan lambat dalam penanganannya, untuk menikdaklanjutinya kami mendatangi Polsek Bangil bersama Ormas Pemuda Pancasila untuk meminta kejelasan pelaporan kami,” imbuh Umik
“Saya berharap dari pihak kepolisian secepatnya ada titik terang, dalam mengusut tuntas kasus ini. Dan menangkap para pelaku yang sudah membawa lari uang sebesar 30 juta juga Hp milik anak saya ini,” pungkasnya.
Sementara itu dalam hal ini Kapolsek Bangil AKP Sukiyanto menjelaskan, ” dalam kasus pencurian ini, pihak kami sudah memanggil enam orang saksi untuk dimintai keterangan, terkait CCTV yang di berikan korban ke kepolisian, kami masih kesulitan mengenali wajah pelaku, karena kedua pelaku di saat menjalankan aksinya mereka menggunakan masker serta sidik jarinya di TKP sudah rusak atau tidak teridenvikasi.
Masih Kapolsek menambahkan,” hal ini sudah jadi Atensi dan Tim Buser sudah di kerahkan untuk menangkap para pelaku dalam perkara ini. Selain itu juga, alat bukti Soft copy CCTV dari rumah korban, masih terus kami dalami wajah-wajah dari para pelaku saat melakukan aksi pencurian tersebut, mohon doanya biar pelaku bisa kami tangkap secepatnya,”tegasnya.(San)