By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Cari
Entertainment
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Reading: Heboh…! Lagi lagi Warga Mojoparon serta Ormas LMPI Kembali Turun Jalan
Share
Font ResizerAa
Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Font ResizerAa
  • Kabar Daerah
  • Kabar TNI
  • Kabar Polisi
  • Kabar Pemerintahan
  • Dewan Redaksi
  • Kontak Kami
Cari
  • Kabar Daerah
    • Banyuwangi
    • Batu
    • Blitar
    • Bojonegoro
    • Gresik
    • Kediri
    • Lamongan
    • Lumajang
    • Malang
    • Mojokerto
    • Pasuruan
    • Probolinggo
    • Sampang
    • Sidoarjo
    • Situbondo
    • Surabaya
    • Tuban
    • Tulungagung
  • Kabar Pendidikan
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
    • Kabar TNI AD
    • Kabar TNI AL
    • Kabar TNI AU
  • Nusantara
Follow US
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
Lintas Matra - Media Online Nasional > Blog > Kabar Daerah > Pasuruan > Heboh…! Lagi lagi Warga Mojoparon serta Ormas LMPI Kembali Turun Jalan
Pasuruan

Heboh…! Lagi lagi Warga Mojoparon serta Ormas LMPI Kembali Turun Jalan

Last updated: 15 November 2023 06:22
Hariyanto SH
Share
4 Min Read
SHARE

LINTASMATRA.COM-PASURUAN.

REMBANG- Warga Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan kembali melurug kantor balai Desa Mojoparon dan berlanjut di depan perusahaan air minum kemasan yakni PT Mitra Alam Segar (MAS) yang berada dilingkup desa setempat guna gelar aksi unjuk rasa (UNRAS).

Pasalnya, akibat dampak limbah dari perusahaan PT Mitra Alam Segar (MAS) yang membuat kekesalan dan kekecewaan serta keluhan, warga tidak akan berhenti melakukan aksi dan tak akan merasa lelah untuk melakukan kegiatan tersebut, Ketika apa yang jadi tuntutan warga pada perusahaan belum di indahkan.

Dalam hal ini masih sama, warga didampingi Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Marcab Kabupaten Pasuruan yang dikomandoi oleh Sutikno. Selasa (14/10/2023).

Aksi unjuk rasa diikuti kurang lebih 200 orang, dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, Dimana sebelumnya, aksi unjuk rasa ini sudah dilakukan lima kali dan kali ini terhitung ke enam kalinya. Namun, masih juga belum mendapat respon oleh pihak pihak terkait atau tidak mendapatkan titik terang dikarenakan Kepala Desa Mojoparon tidak ada ditempat.

Sebagai bentuk kekecewaannya dan yang membuat mata belolok ketika melihat bacaan spanduk yang dibawa warga dengan bertuliskan “KAMI KECEWA DENGAN KINERJA KADES YANG SEKARANG”.

Di sisi lain, aksi unjuk rasa ini merupakan juga bentuk kekesalan dan kekecewaan warga Mojoparon, dikarenakan Kepala Desa tidak bisa membawa amanah bagi warga. Selanjutnya, warga juga meminta agar Kepala Desa Mojoparon secepatnya untuk mengundurkan dari jabatannya.

Korlap LMPI Marcab Kabupaten Pasuruan, Abdul Rohman menyampaikan, warga atau lingkungan menuntut kebijakan sebagai Kepala Desa untuk memperjuangkan dampak dari PT MAS (Ale-ale).

“Demo sampai jilid enam sampai detik ini belum pernah ditemui bersama warga, hanya waktu posisi ditemui jilid lima bersama LMPI, dan juga perwakilan dari warga,” ucapnya.

Abdul Rohman mengatakan, tuntutan tersebut, pertama terkait masalah kebijakan Kepala Desa terhadap warganya, kedua arogansi, dan ketiga keluhan para petani.

“Masalah kebijakan yang dilakukan pak Kades itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Pada intinya seolah-olah mengabaikan, dan hanya demi kepentingan pribadi. Intinya kalau ada stempel keungan pak Kades langsung semangat. Oleh karna itu, warga luruk ke Balai Desa Mojoparon menuntut terkait kebijakan, dituntut untuk terjun langsung apa yang menjadi dampak di Mojokopek Barat,” ujar Abdul Rohman.

Abdul Rohman menerangkan, sampai detik ini pun, seolah-olah Kades tidak bisa mengatasi terkait beban yang dimiliki oleh warga dan LMPI. Ia juga menyampaikan kepada LMPI untuk tetap semangat, mensupport apa yang menjadi keluhan warga, sampai harapan atau tujuan warga sukses.

“Seharusnya sebagai Kepala Desa bertanya keluhan warganya bagaimana, dan warganya sendiri tidak bisa masuk pabrik, tapi malah jadi petani dan kesawah. Janjinya dulu bagaimana ke warganya sendiri, janjinya tidak sesuai dan hanya ucapan omong kosong,” lanjut dari salah satu warga Mojoparon dengan rasa kekecewaan dan kekesalannya.

Aksi unjuk rasa tersebut, dilanjutkan dengan meluruk perusahaan PT Mitra Alam Segar (Ale-Ale), guna untuk meminta dan meminta hak-hak mereka agar secepatnya direspon dan dipertanggungjawabkan, akibat dampak limbah perusahaan yang masih terus mencemari lingkungan mereka terutama bagi warga Mojoparon.

Korlap LMPI Marcab Kabupaten Pasuruan, Abdul Rohman menjelaskan, LMPI bersama warga lurug di depan perusahaan PT MAS (Ale-ale) yang pada intinya incloud sama mulai dari jilid satu sampai enam.

“Berbagai mediasi, audiensi sudah dilakukan. Karena tidak sesuai dengan harapan, warga pun menolak. Perusahaan Ale-Ale berkolaborasi dengan Kadesnya, seolah-seolah diabaikan. Oleh karna itu LMPI tetap untuk memperjuangkan dampak tersebut ke perusahaan Ale-Ale,” paparnya.

Ia menegaskan, sampai detik ini, dari Lurah dan management tidak ada respon terkait tuntutannya.(San)

You Might Also Like

Gerakan Pangan Murah Polri, Polres Pasuruan Berhasil Salurkan 45 Ton Beras untuk Masyarakat

*Pelayanan Samsat dan Satpas Polres Pasuruan Kota Profesional dan Bebas Pungli

Reses di Bulan Puasa, Ketua DPRD Pasuruan Tampung Aspirasi Warga Bulusari

Langit Kelabu dan Pedang Pora: Alam Menjadi Saksi Perpisahan Penuh Makna di Polres Pasuruan

Kawal Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM di Kota Batu, Walkot LIRA Batu Apresiasi Gubernur LIRA Jatim

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Share
Previous Article GEDUNG INFRASTRUKTUR INSTALASI LAUNDRY DI BANGUN DI RSUD BESUKI SITUBONDO
Next Article Mengenang Eyang Prawiro Djawoto, Pemimpin Bijak di Balik Pemeliharaan Adat dan Budaya Jawa”
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”847″]

Lintas Matra - Media Online NasionalLintas Matra - Media Online Nasional
Follow US
© 2025 Lintasmatra.com | Supported by Masansoft Digital Solution
  • Dewan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?