LINTASMATRA.COM – BANGLI
PENGOTAN – Dalam rangka memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, Babinsa Desa Pengotan Koramil 1626-01/Bangli, Sertu I Wayan Subagia, sigap membantu evakuasi seorang warga yang mengalami pingsan dan kejang-kejang saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 54.806.04 Pengotan, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Jum’at (16/10/26).
Peristiwa tersebut dialami oleh I Ketut Dumun, 54 tahun, warga Br. Kayubihi, Desa Kayubihi, Bangli. Korban dilaporkan mengalami pingsan dan kejang-kejang ketika sedang mengantre BBM di tengah kondisi cuaca panas.
Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Desa Pengotan segera melakukan koordinasi dengan Puskesmas Bangli Utara serta membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan tersebut agar segera mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi terakhir, korban telah dirujuk ke RSUD Bangli untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dengan diagnosis epilepsi.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu I Wayan Subagia mengatakan bahwa membantu masyarakat yang mengalami kondisi darurat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam memberikan pertolongan kepada warga.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, terlebih ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan. Kami segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan agar korban dapat dievakuasi dan memperoleh penanganan medis secepatnya,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menyampaikan apresiasi atas kesigapan Babinsa dalam membantu masyarakat yang mengalami kondisi darurat.
“Kesigapan Babinsa dalam memberikan pertolongan merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat. Saya mengimbau seluruh personel agar selalu tanggap terhadap situasi di wilayah binaan dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemukan warga yang membutuhkan pertolongan,” ungkap Dandim.
Dandim juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya ketika cuaca panas, serta segera meminta bantuan petugas apabila mengalami atau menyaksikan kondisi darurat medis.
Melalui kejadian ini, diharapkan sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus terjalin dengan baik guna memberikan pelayanan serta pertolongan secara cepat kepada warga yang membutuhkan,” pungkas Dandim.
(Red)